Senin, 24 Agustus 2026

Brasil Ditahan Maroko 1-1 di Piala Dunia 2026, Vinicius Junior Selamatkan Selecao


 Brasil Ditahan Maroko 1-1 di Piala Dunia 2026, Vinicius Junior Selamatkan Selecao Tim nasional Brasil ditahan imbang Maroko dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026). (X/FifaWorldCup)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tim nasional Brasil harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Maroko dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026).

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengantongi satu poin dan membuka persaingan ketat di Grup C sejak pertandingan pertama.

Maroko tampil percaya diri sejak awal laga dan langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Mohamed Ouahbi beberapa kali mengancam pertahanan Brasil melalui aksi Brahim Diaz dan Neil El Aynaoui yang tampil agresif di lini depan.

Tekanan yang diberikan Maroko akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Ismael Saibari berhasil membawa timnya unggul setelah melepaskan tembakan yang tak mampu diantisipasi kiper Brasil, Alisson Becker, sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Gol tersebut menjadi bukti efektivitas permainan Maroko yang tampil lebih tajam pada awal pertandingan.

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama.

Brasil merespons cepat dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-32, Vinicius Junior berhasil mencetak gol penyeimbang lewat tendangan melengkung indah yang bersarang di pojok gawang Yassine Bounou.

Gol tersebut menjadi gol internasional ke-10 Vinicius Junior dalam penampilannya yang ke-50 bersama tim nasional Brasil.

“Gol itu memberi kami momentum, tetapi pertandingan tidak berjalan mudah setelahnya,” demikian gambaran situasi yang dialami Brasil di lapangan.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Brasil Carlo Ancelotti melakukan perubahan cepat dengan memasukkan Fabinho dan Danilo untuk menambah keseimbangan tim.

Brasil kemudian tampil lebih dominan dengan tekanan bertubi-tubi ke pertahanan Maroko. Vinicius Junior kembali menjadi motor serangan, namun rapatnya lini belakang Maroko yang dipimpin Achraf Hakimi membuat berbagai peluang Brasil tidak berbuah gol.

Ancelotti juga menambah daya gedor dengan memasukkan Matheus Cunha dan Luiz Henrique, tetapi solidnya pertahanan Maroko tetap sulit ditembus.

Maroko sendiri lebih banyak bertahan dan sesekali melakukan serangan balik cepat. Pada menit ke-64, mereka melakukan penyegaran pemain untuk menjaga stamina menghadapi tekanan Brasil.

Menjelang akhir pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. Kiper Maroko Yassine Bounou bahkan sempat mengalami masalah pada bahu, namun tetap mampu melanjutkan pertandingan.

Brasil terus menekan hingga masa tambahan waktu, tetapi peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan dan kedua tim harus puas berbagi poin di laga pembuka Grup C.

Hasil ini membuat persaingan grup semakin terbuka sejak awal turnamen.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru