Selasa, 01 September 2026

Donald Trump Dipastikan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Saksikan Duel Spanyol vs Argentina


 Donald Trump Dipastikan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Saksikan Duel Spanyol vs Argentina Arsip foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARAAnadolupy Anadolu

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Final Piala Dunia 2026 bukan hanya menghadirkan duel akbar antara Spanyol dan Argentina, tetapi juga akan menjadi panggung bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Gedung Putih memastikan Trump akan hadir langsung menyaksikan pertandingan puncak yang digelar di Stadion New Jersey pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin (20/7/2026) WIB. Kehadiran orang nomor satu di Amerika Serikat itu diperkirakan akan menambah sorotan dunia terhadap laga penutup turnamen sepak bola terbesar tersebut.

Ini akan menjadi penampilan pertama Trump di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya tidak terlihat menghadiri pertandingan sepanjang turnamen berlangsung.

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan kehadiran Trump menjadi simbol penutup dari penyelenggaraan Piala Dunia yang dinilai sukses digelar di Amerika Serikat.

"Kehadiran Presiden akan menjadi penutup dari apa yang telah menjadi Piala Dunia yang paling banyak ditonton, paling aman, dan paling sukses dalam sejarah Amerika," kata Karoline Leavitt seperti dikutip The Guardian, Jumat (17/7/2026).

Menurut Leavitt, kehadiran Trump juga menjadi momen yang tepat untuk menutup turnamen yang memperlihatkan kemampuan Amerika Serikat sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di dunia.

Sebelum menghadiri laga final, Trump dijadwalkan mengikuti resepsi resmi FIFA yang digelar di Trump Tower, New York, pada 17 Juli waktu setempat.

Sebenarnya, Presiden FIFA Gianni Infantino telah mengungkapkan sejak Juni lalu bahwa Trump akan hadir dalam laga final sekaligus menyerahkan trofi kepada tim juara. Namun, kepastian tersebut baru diumumkan secara resmi oleh Gedung Putih.

Pernah Jadi Sorotan Selama Piala Dunia

Meski baru akan hadir pada partai final, nama Trump beberapa kali mencuri perhatian sepanjang Piala Dunia 2026.

Salah satunya ketika ia mengaku meminta Gianni Infantino untuk meninjau kembali kartu merah yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, saat menghadapi Bosnia.

FIFA kemudian mencabut hukuman larangan bermain satu pertandingan terhadap Balogun sehingga ia bisa tampil menghadapi Belgia. Namun, kehadirannya belum mampu menghindarkan Amerika Serikat dari kekalahan telak 1-4.

Mengingatkan pada Kontroversi 2025

Rencana Trump menyerahkan trofi juara Piala Dunia 2026 juga mengingatkan publik pada kontroversi seusai final Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung di stadion yang sama.

Kala itu, Trump menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea, Reece James. Namun, ia tidak langsung meninggalkan podium dan tetap berdiri bersama para pemain saat perayaan juara berlangsung.

Belakangan diketahui Trump juga menyimpan replika trofi tersebut di kantornya, sehingga kembali memicu berbagai komentar dari publik dan pengamat sepak bola.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru