Pendukung Tim Nasional Argentina mengenakan topeng pesepak bola Lionel Messi saat berkumpul sehari menjelang pertandingan babak final Piala Dunia 2026 di kawasan Times Square, New York, Amerika Serikat, Sabtu (18/7/2026) waktu setempat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hma.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Final Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Spanyol tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina lebih banyak bertahan sambil menunggu peluang melakukan serangan balik. Meski sejumlah peluang tercipta di kedua kubu, skor tetap tidak berubah hingga turun minum. Babak pertama di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026), berakhir imbang tanpa gol.
Sejak menit-menit awal, Spanyol tampil percaya diri dengan dominasi penguasaan bola. Tim Matador terus menekan pertahanan Argentina yang dipaksa bermain lebih dalam.
Peluang emas pertama hadir pada menit kelima. Lamine Yamal menerima umpan satu-dua dari Dani Olmo sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, kiper Emiliano "Dibu" Martinez masih sigap mengamankan bola.
Baca juga:
FIFA Selidiki Kericuhan Pascafinal Piala Dunia 2026, Insiden Spanyol vs Argentina Jadi SorotanArgentina baru mulai menemukan ritme permainan setelah pertandingan memasuki pertengahan babak pertama. Pada menit ke-22, Lionel Messi memimpin serangan balik cepat dan mengirim umpan terobosan kepada Nico Gonzalez di sisi kotak penalti.
Sayangnya, kontrol pertama Nico Gonzalez kurang sempurna sehingga kesempatan emas itu gagal dimaksimalkan. Bola akhirnya berhasil diamankan lini belakang Spanyol.
Baca juga:
Lionel Messi Akui Sangat Terpukul usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia 2026Sepanjang babak pertama, pertandingan berlangsung cukup ketat dengan minim peluang bersih. Bahkan, Messi hanya mencatat dua sentuhan bola dalam 20 menit pertama—menjadi catatan paling sedikit yang pernah ia bukukan saat tampil sebagai starter di laga Piala Dunia.
Spanyol kembali mengancam pada menit ke-39 lewat tendangan jarak jauh Mikel Oyarzabal. Namun, arah bola masih tepat mengarah ke pelukan Emiliano Martinez.
Menjelang turun minum, Marc Cucurella juga mencoba peruntungannya melalui sepakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola meluncur tipis di sisi kanan gawang Argentina dan gagal mengubah kedudukan.
Argentina harus menerima kabar kurang baik di penghujung babak pertama. Bek Lisandro Martinez, yang sebelumnya telah menerima kartu kuning, mengalami cedera sehingga harus digantikan Nicolas Otamendi dikutip Antara.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor sementara tetap 0-0.
Susunan Pemain
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri (kapten), Fabian Ruiz; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez; Lionel Messi (kapten), Julian Alvarez.