Loading
Ilustrasi - Logo aplikasi Google Maps. (ANTARA/HO-Pexels/Brett Jordan/am.)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Google dikabarkan tengah menyiapkan inovasi baru dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) bernama Nano Banana ke dalam layanan Google Maps.
Informasi ini pertama kali terungkap melalui temuan kode dalam versi terbaru aplikasi Maps yang dianalisis oleh Android Authority dan dilaporkan oleh GSMArena.
Meski terdengar tidak biasa, Google tampaknya serius mengembangkan fitur ini. Sejumlah baris kode menunjukkan bahwa fondasi integrasi Nano Banana sudah mulai disisipkan ke dalam sistem Maps.
Jika resmi diluncurkan, Nano Banana memungkinkan pengguna membuat atau mengedit gambar berbasis lokasi nyata yang ditampilkan di fitur Street View.
Dengan teknologi ini, pengguna bisa mengubah tampilan suatu tempat menjadi lebih artistik atau kreatif sesuai permintaan. Misalnya, mengubah suasana jalan biasa menjadi ilustrasi bergaya tertentu atau visual yang lebih imajinatif.
Pengamat teknologi digital, Andi Pratama, menilai langkah ini sebagai eksperimen menarik dari Google.
“Integrasi AI ke dalam Maps membuka kemungkinan baru, bukan hanya navigasi, tapi juga eksplorasi visual yang lebih kreatif,” ujarnya.
Meski indikasi kehadirannya semakin kuat, Google hingga kini belum memberikan pengumuman resmi terkait fitur tersebut.
Namun, kemunculan sejumlah kode terkait Nano Banana di versi terbaru aplikasi Maps menjadi sinyal bahwa peluncurannya kemungkinan tidak akan lama lagi.
“Biasanya kalau sudah muncul di kode aplikasi, itu artinya fitur sedang diuji atau disiapkan untuk rilis bertahap,” tambah Andi.
Jika benar dirilis, integrasi Nano Banana bisa menjadi salah satu fitur paling unik di Google Maps. Meski tidak semua pengguna akan langsung memanfaatkannya, fitur ini berpotensi menarik bagi mereka yang gemar eksplorasi visual dan konten kreatif.