Elon Musk Umumkan xAI Akan Dilebur Menjadi SpaceXAI


  • Jumat, 08 Mei 2026 | 11:30
  • | Tekno
 Elon Musk Umumkan xAI Akan Dilebur Menjadi SpaceXAI Pengusaha Amerika Serikat (AS) Elon Musk. ANTARA/Xinhua

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pengusaha teknologi asal Amerika Serikat, Elon Musk, mengumumkan bahwa perusahaan kecerdasan buatan miliknya, xAI, tidak lagi akan beroperasi sebagai entitas terpisah.

Melalui unggahan di platform media sosial X pada Rabu (6/5/2026), Musk menyebut xAI akan dilebur menjadi bagian dari SpaceX dengan nama baru SpaceXAI.

“xAI akan dibubarkan sebagai perusahaan terpisah, sehingga nantinya hanya akan menjadi SpaceXAI, yakni produk AI dari SpaceX,” tulis Musk.

Langkah restrukturisasi ini disebut menjadi bagian dari strategi besar Musk untuk mengintegrasikan pengembangan teknologi kecerdasan buatan dengan proyek antariksa milik SpaceX.

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs xAI dengan nama “SpaceXAI”, perusahaan tersebut juga mengumumkan kerja sama dengan Anthropic, perusahaan AI asal Amerika Serikat.

Kolaborasi itu memungkinkan SpaceXAI mengakses Colossus 1, yang disebut sebagai salah satu superkomputer AI terbesar dan tercepat proses pengaktifannya di dunia.

xAI didirikan Elon Musk pada 2023 dengan fokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan generatif. Salah satu produk yang dikembangkan perusahaan tersebut adalah chatbot AI bernama Grok.

Grok sebelumnya diperkenalkan sebagai pesaing chatbot AI lain yang berkembang pesat di industri teknologi global.

Pada Februari lalu, xAI juga sempat mengumumkan bahwa SpaceX telah mengakuisisi perusahaan tersebut, yang kini dikonfirmasi lewat rencana integrasi penuh menjadi SpaceXAI.

Langkah Elon Musk menggabungkan AI dan teknologi antariksa dinilai memperlihatkan ambisi besar dalam membangun ekosistem teknologi terpadu.

Selain memimpin SpaceX, Musk juga diketahui terlibat dalam berbagai perusahaan teknologi lain, termasuk Tesla dan platform media sosial X.

Restrukturisasi ini diperkirakan akan memperkuat posisi Musk dalam persaingan industri kecerdasan buatan global yang semakin kompetitif.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tekno Terbaru