Loading
Ilustrasi Oppo Find X Series Dalam gambar Oppo Find X9 Pro ANTARAhoOppo
Kehadiran baterai sebesar itu dinilai akan melampaui sebagian besar smartphone yang saat ini tersedia di pasaran, termasuk perangkat yang selama ini dikenal memiliki daya tahan tinggi.
Sebenarnya, kabar mengenai pengembangan baterai jumbo Oppo bukan hal baru. Pada akhir 2025, beredar laporan bahwa perusahaan asal China tersebut tengah menguji baterai sel tunggal berkapasitas besar yang memasuki tahap produksi percobaan.
Saat itu, baterai yang dikembangkan disebut memiliki kapasitas terukur sekitar 9.750 mAh dengan kapasitas tipikal mendekati 10.000 mAh. Namun, teknologi tersebut masih dianggap sebagai konsep masa depan dan belum diperkirakan akan hadir dalam produk komersial dalam waktu dekat.
Bocoran terbaru menunjukkan bahwa Oppo tampaknya semakin serius merealisasikan teknologi tersebut ke dalam perangkat yang siap dipasarkan.
Selain mengandalkan kapasitas baterai besar, smartphone ini juga dikabarkan akan menggunakan chipset berbasis fabrikasi 4 nanometer yang dikenal lebih efisien dalam mengelola konsumsi daya.
Perangkat tersebut disebut akan dibekali layar LTPS datar dengan resolusi sekitar 1,5K, yang menawarkan keseimbangan antara kualitas visual dan efisiensi energi.
Dari sisi desain, Oppo dikabarkan menggunakan material polimer berkekuatan tinggi yang mampu meningkatkan ketahanan perangkat terhadap benturan. Smartphone ini juga akan mengadopsi teknologi desain "Diamond Architecture", yang sebelumnya telah digunakan Oppo untuk memperkuat struktur perangkat agar lebih tahan terhadap jatuh dan tekanan.
Baca juga:
Oppo A6c Resmi Dirilis di Indonesia, Bawa Baterai 7000 mAh dan Harga Mulai Rp2,4 JutaanTahunMenariknya, meski membawa spesifikasi yang cukup mengesankan, Oppo disebut tidak akan memasarkan perangkat ini di segmen premium.
Digital Chat Station memperkirakan harga ponsel tersebut berada di kisaran 2.000 yuan atau sekitar Rp5,3 juta. Harga tersebut menempatkannya sebagai smartphone kelas menengah yang berpotensi menarik perhatian pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai.
Saat ini, sejumlah produsen smartphone asal China telah lebih dulu menghadirkan perangkat dengan baterai 10.000 mAh. Beberapa di antaranya adalah Realme melalui seri Realme P4 Power dan Realme Narzo Power, serta Honor yang menghadirkan Honor Power 2, Honor Win, dan Honor WIN RT.
Pengamat industri menilai tren penggunaan baterai berkapasitas besar akan semakin berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Jika baterai 10.000 mAh mulai diterima luas oleh konsumen, bukan tidak mungkin kapasitas tersebut akan menjadi standar baru untuk smartphone kelas menengah dan premium di pasar China maupun global.