Loading
Menggunakan kamera GoPro saat beraktivitas di laut adalah cara yang luar biasa untuk mengabadikan momen-momen menakjubkan. (Foto: Google)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Menggunakan kamera GoPro saat beraktivitas di laut adalah cara yang luar biasa untuk mengabadikan momen-momen menakjubkan. Baik itu saat snorkeling, diving, atau berselancar, GoPro mampu menangkap keindahan bawah laut dan aksi ekstrem di atas air.
Namun, laut memiliki kondisi yang bisa menjadi tantangan bagi kamera dari air garam hingga benturan keras. Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kamera GoPro tetap aman dan bisa digunakan optimal di laut, mulai dari memasang GoPro Floaty hingga menggunakan mounting yang sesuai.
8 Tips Menjaga Kamera GoPro Saat di Laut
Walaupun dirancang sebagai action camera, kita tetap perlu menjaga kamera GoPro agar tetap aman dan siap saat digunakan di laut.
Meskipun model-model terbaru seperti GoPro HERO9, HERO10, dan HERO11 sudah tahan air hingga kedalaman tertentu tanpa casing tambahan, tetap disarankan untuk menggunakan waterproof housing jika Anda akan menyelam lebih dalam dari 10 meter atau melakukan aktivitas air ekstrem.
Waterproof housing mampu melindungi kamera Anda hingga kedalaman 60 meter, memastikan bahwa kamera terlindungi dari tekanan air yang lebih tinggi dan juga dari benturan saat menyelam. Selain itu, housing ini juga memberikan perlindungan tambahan dari pasir, garam, dan batu karang yang bisa menyebabkan goresan pada lensa atau bagian lainnya.
Salah satu kekhawatiran terbesar saat menggunakan GoPro di laut adalah kehilangannya jika terjatuh di air. Inilah mengapa GoPro Floaty menjadi aksesoris penting. Floaty adalah pelampung yang didesain khusus untuk menjaga GoPro tetap mengapung di permukaan air jika terjatuh.
GoPro Floaty biasanya berwarna oranye terang, sehingga mudah dikenali di permukaan laut, bahkan dari kejauhan. Aksesoris ini juga dilengkapi dengan tali pengaman atau tether yang bisa diikatkan pada pergelangan tangan atau bagian lain, memberikan lapisan perlindungan ekstra. Penggunaan Floaty sangat disarankan jika Anda berada di laut terbuka atau beraktivitas di ombak besar.
Air laut mengandung garam dan mineral yang bisa merusak perangkat elektronik jika tidak dibersihkan dengan benar. Setelah menggunakan GoPro di laut, sangat penting untuk segera membilas kamera dan aksesorisnya dengan air tawar. Ini akan membantu menghilangkan sisa-sisa garam yang dapat menyebabkan korosi pada tombol atau komponen logam lainnya.
Jangan hanya membilas bagian luar, pastikan juga untuk membersihkan bagian port charging atau konektor dengan hati-hati agar tidak ada garam yang menempel di sana. Jika perlu, Anda bisa menggunakan kain lembut untuk menyeka kamera dan mengeringkannya setelah dibilas.
Salah satu masalah umum saat menggunakan GoPro di bawah air adalah lensa yang berembun. Ini biasanya terjadi karena perbedaan suhu antara udara di dalam housing dan air di luar. Untuk menghindari masalah ini, Anda bisa menggunakan anti-fog inserts atau penyerap kabut yang bisa ditempatkan di dalam housing. Ini membantu menjaga lensa tetap jernih saat merekam di bawah air.
Anti-fog inserts bisa digunakan berulang kali jika dikeringkan dengan benar setelah digunakan. Pastikan untuk membawa beberapa insert cadangan saat perjalanan panjang atau menyelam dalam waktu lama.
Aktivitas di laut bisa menguras baterai GoPro lebih cepat, terutama jika Anda menggunakan mode rekaman berkualitas tinggi seperti 4K atau menggunakan Wi-Fi untuk mengendalikan kamera dari jarak jauh. Oleh karena itu, pastikan baterai terisi penuh sebelum memulai aktivitas.
Jika Anda berencana merekam untuk waktu yang lama, bawalah baterai cadangan dan simpan di tempat yang kering dan terlindung. Menggunakan charger portabel juga bisa menjadi solusi jika Anda sedang berada di perjalanan jauh dari sumber listrik.
Untuk mencegah goresan pada lensa saat di laut, terutama jika Anda menyelam di dekat batu karang atau pasir, gunakan GoPro Protective Lens. Lensa ini mudah dipasang dan dilepas, serta memberikan perlindungan ekstra tanpa mengurangi kualitas gambar atau video yang diambil. Goresan pada lensa utama bisa merusak hasil rekaman Anda, jadi lensa pelindung adalah investasi kecil yang bisa menyelamatkan kamera Anda dari kerusakan permanen.
Di laut, Anda mungkin ingin merekam dari sudut pandang yang unik atau menangkap aksi saat berselancar atau berenang. Untuk itu, gunakan mounting yang sesuai dengan aktivitas Anda. Head strap atau chest mount sangat cocok untuk merekam saat tangan Anda penuh dengan aktivitas seperti berenang atau berselancar.
Jika Anda berada di atas perahu, Anda juga bisa menggunakan suction cup mount yang dipasang di permukaan datar seperti kaca atau dek perahu. Mounting yang tepat akan membantu Anda menangkap momen tanpa perlu memegang kamera terus-menerus.
Sebelum pergi ke laut, selalu pastikan bahwa GoPro Anda memiliki firmware terbaru. Update firmware biasanya menyertakan perbaikan bug dan peningkatan kinerja yang dapat meningkatkan daya tahan baterai atau kinerja kamera di kondisi yang menantang.
Selain itu, periksa semua koneksi fisik pada kamera, termasuk port charging dan slot microSD, untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik sebelum terkena air.
Menggunakan GoPro di laut bisa memberikan hasil rekaman yang luar biasa, tetapi juga memerlukan perhatian khusus untuk menjaga kamera tetap aman dan berfungsi dengan baik. Dari penggunaan waterproof housing dan GoPro Floaty hingga membersihkan kamera dengan air tawar setelah digunakan, semua langkah ini penting untuk memastikan kamera GoPro Anda tetap optimal.
Jika Anda berencana untuk membawa GoPro ke laut, pastikan Anda telah melengkapi kamera Anda dengan aksesoris yang tepat. Kunjungi Blibli untuk menemukan berbagai aksesoris GoPro, mulai dari Floaty, waterproof housing, hingga baterai cadangan, semua tersedia dengan harga kompetitif dan kualitas terjamin. Dengan persiapan yang tepat, Anda bisa merekam petualangan air tanpa khawatir kehilangan momen-momen terbaik!