Loading
Arsip foto - Pengendara motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Cikini, Jakarta, Kamis (2/11/2023). ANTARA FOTO/Tri Meilani Ameliya/Ak/foc/aa.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per 1 Januari 2026. Penyesuaian ini berlaku untuk produk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex di wilayah DKI Jakarta.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, mengatakan bahwa penurunan harga dilakukan menyesuaikan formula harga pemerintah serta tren harga minyak dunia seperti Argus dan MOPS, sambil mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
“Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala. Kami tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” ujar Robert dalam keterangan resmi, Kamis (1/1/2026).
Baca juga:
Harga BBM Naik Serentak Mulai 1 Desember 2025: Shell, Vivo hingga Pertamina Perbarui TarifDaftar Harga BBM Pertamina di DKI Jakarta per 1 Januari 2026
Jenis BBM Harga Baru (Rp/liter) Harga Lama (Desember 2025, Rp/liter)
Pertalite (RON 90) 10.000 10.000Solar Subsidi 6.800 6.800Pertamax (RON 92) 12.350 12.750Pertamax Green (RON 95) 13.150 13.500Pertamax Turbo (RON 98) 13.400 13.750Dexlite 13.500 14.700Pertamina DEX 13.600 15.000
Robert menjelaskan, harga BBM dapat berbeda di tiap daerah karena dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) masing-masing provinsi.
“Kami pastikan penyesuaian ini tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat dan harga BBM yang kompetitif di pasar,” tambahnya.
Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap dipertahankan, yakni masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter, seperti yang dikutip dari Antara.