Arus Balik Nataru 2026, Pelni Operasikan Sejumlah Kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok


 Arus Balik Nataru 2026, Pelni Operasikan Sejumlah Kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok Kepala Cabang PT Pelni Jakarta, Dicky Dermawandi (topi biru) memeriksa kesiapan kapal yang akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Pelni Jakarta)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jakarta menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sejumlah kapal telah disiapkan untuk melayani lonjakan penumpang yang diprediksi terjadi pada awal Januari.

Kepala Cabang PT Pelni Jakarta, Dicky Dermawandi, mengatakan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada akhir pekan pertama Januari.

“Untuk prediksi keberangkatan arus balik dari Pelabuhan Tanjung Priok terjadi pada Sabtu, 3 Januari dan Minggu, 4 Januari 2026,” ujar Dicky di Jakarta, Kamis (1/1/2026).

Ia menjelaskan, pada Sabtu (3/1) kapal KM Gunung Dempo dijadwalkan berangkat dari Tanjung Priok. Sementara pada Minggu (4/1), giliran KM Ngappulu yang akan lepas sandar menuju sejumlah pelabuhan tujuan.

Selain itu, Pelni juga telah menyiapkan jadwal lanjutan setelah puncak arus balik. KM Ciremai dan KM Ngappulu dijadwalkan kembali beroperasi pada Kamis (8/1), sementara keberangkatan berikutnya direncanakan pada 10 Januari 2026.

“Mayoritas tujuan keberangkatan dari Tanjung Priok masih didominasi wilayah Indonesia Timur,” kata Dicky sebagaimana dikutip dari Antara

Menghadapi tingginya mobilitas penumpang, Pelni mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik. Calon penumpang diminta tidak membawa barang berlebihan demi kenyamanan dan keselamatan selama pelayaran.

“Kami mengimbau penumpang agar tidak membawa barang terlalu banyak karena justru akan menyulitkan diri sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Pelni juga mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket lebih awal dan hanya melalui kanal resmi.

“Beli tiket sejak jauh hari dan pastikan melalui saluran resmi Pelni. Jangan membeli tiket lewat media sosial agar terhindar dari penipuan,” tegas Dicky.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru