Kamis, 15 Oktober 2026

Ekonom Ini Sebut Penurunan Suku Bunga, Langkah Tepat Antisipasi Ketidapastian


 Ekonom Ini Sebut Penurunan Suku Bunga, Langkah Tepat Antisipasi Ketidapastian Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro. (medcom.id)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai penurunan suku bunga acuan merupakan langkah tepat dalam menyikapi perkembangan global yang masih diliputi ketidakpastian akibat penyebaran COVID-19.

Andry dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (19/3/2020), mengatakan penurunan suku bunga acuan ini merupakan dukungan bagi otoritas fiskal yang telah mengeluarkan stimulus untuk menangani dampak wabah corona.

"Sepertinya penurunan suku bunga ini merupakan yang terakhir dan sudah saatnya kita berfokus pada stimulus fiskal," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa penyesuaian kebijakan moneter ini merupakan antisipasi dampak dari penyebaran virus yang makin meluas terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2020.

Sebelumnya, Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin menjadi sebesar 4,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur periode 18-19 Maret 2020.

Bank Indonesia juga memutuskan menurunkan suku bunga deposit facility dan lending facility sebesar 25 basis poin masing-masing menjadi 3,75 persen dan 5,25 persen.

"Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi terkendali dalam kisaran sasaran dan sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Bank Sentral ikut menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2020 menjadi 4,2-4,6 persen, dari sebelumnya 5,0-5,4 persen, karena tingginya ketidakpastian global akibat penyebaran COVID-19.

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru