Senin, 21 September 2026

Kunjungan Macron: PLN dan HDF Energy Kolaborasi Kembangkan Energi Hidrogen di Indonesia


 Kunjungan Macron: PLN dan HDF Energy Kolaborasi Kembangkan Energi Hidrogen di Indonesia Kerja sama antara PLN, PT SMI, dan HDF Energy, disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Istimewa/Metrotvnews.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Dalam momentum kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia, PT PLN (Persero) resmi menjalin kolaborasi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur Persero (SMI) dan perusahaan asal Prancis, Hydrogen de France SA (HDF Energy), untuk utilisasi hidrogen.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transisi energi bersih dan memperkuat kemitraan bilateral di sektor energi terbarukan.

"Kami siap berkolaborasi lintas negara untuk mendorong kerja sama di bidang energi bersih, dalam hal ini dengan Prancis melalui HDF Energy,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dikonfirmasi Antara di Jakarta, Kamis (29/5/2025).

Kolaborasi strategis ini, tutur Darmawan, bukan hanya simbol solidaritas global, melainkan juga menjadi katalisator nyata dalam mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen hijau di Indonesia menuju masa depan nol karbon.

Seremonial penandatanganan nota kesepahaman (MoU) showing tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Darmawan menjabarkan dalam kerja sama ini, PLN bersama SMI dan HDF Energy akan mengeksplorasi skema pembiayaan dan potensi pemanfaatan hidrogen di sektor ketenagalistrikan termasuk instrumen mitigasi risiko, serta pengembangan kapasitas SDM melalui program peningkatan kompetensi.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Macron merupakan momentum bersejarah dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Prancis.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Prancis dalam berbagai sektor, salah satunya pada percepatan transisi energi.

"Hari ini kami sepakat untuk melangkah lebih jauh lagi dengan mengadopsi deklarasi visi bersama menuju 100 tahun hubungan Indonesia-Prancis di tahun 2050. Ini juga menunjukkan komitmen kita untuk meningkatkan kerja sama kita di bidang strategis," ujar Prabowo dalam sambutannya dikutip Antara.

Senada dengan hal itu, Emmanuel Macron menyampaikan dukungan Prancis untuk agenda transisi energi Indonesia, termasuk proyek hidrogen dan energi surya. 

Hingga saat ini, Prancis telah mengucurkan dana sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung dekarbonisasi di Indonesia.

"Prancis merupakan mitra untuk transisi energi, 450 juta euro telah disalurkan dari komitmen 500 juta euro (untuk mendukung transisi energi), saya senang hari ini dalam bidang tenaga surya dan hidrogen, ada proyek penting yang disepakati," kata Macron. 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru