7 Herba Kaya Magnesium yang Jarang Diketahui, Baik untuk Saraf, Otot, dan Tidur Berkualitas


 7 Herba Kaya Magnesium yang Jarang Diketahui, Baik untuk Saraf, Otot, dan Tidur Berkualitas 7 Herba Kaya Magnesium yang Jarang Diketahui, Baik untuk Saraf, Otot, dan Tidur Berkualitas. (Ilustrasi AI)

MAGNESIUM merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Nutrisi ini berperan dalam menjaga fungsi saraf dan otot, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menjaga kesehatan jantung, hingga mendukung kualitas tidur yang lebih baik.

Selama ini, banyak orang mengenal kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau sebagai sumber magnesium. Padahal, sejumlah herba dan rempah dapur juga menyimpan kandungan magnesium yang tidak kalah bermanfaat.

Mengutip laporan Health, beberapa jenis herba bahkan mengandung magnesium dalam jumlah cukup tinggi, terutama dalam bentuk kering karena kandungan airnya sudah berkurang sehingga nutrisinya menjadi lebih pekat.

Berikut tujuh herba yang layak masuk ke dalam menu harian Anda.

1. Daun Ketumbar Kering (Cilantro)

Daun ketumbar kering menjadi salah satu herba dengan kandungan magnesium tertinggi, yakni sekitar 4,16 miligram per satu sendok makan.

Selain magnesium, herba ini juga kaya vitamin C, vitamin K, kalium, serta berbagai senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Aroma segarnya cocok ditambahkan ke dalam sup, kari, nasi berbumbu, maupun salsa.

2. Kucai

Kucai mengandung sekitar 1,28 miligram magnesium per satu sendok makan.

Tak hanya itu, kucai juga menjadi sumber vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalium, dan zat besi. Kandungan senyawa sulfur di dalamnya diketahui memiliki sifat antiradang dan antimikroba.

Rasa bawangnya yang lembut membuat kucai cocok dipadukan dengan telur, kentang, salad, sup, hingga saus.

3. Sage Bubuk

Dalam satu sendok makan sage bubuk terdapat sekitar 8,56 miligram magnesium, menjadikannya salah satu herba dengan kandungan magnesium paling tinggi dalam daftar ini.

Sage juga mengandung vitamin K, kalsium, kalium, zat besi, serta antioksidan yang membantu menjaga kesehatan sel tubuh.

Rasa gurihnya sangat pas dipadukan dengan ayam, sayuran panggang, sup, maupun hidangan berbahan kacang-kacangan.

4. Basil

Basil atau daun basil mengandung sekitar 3,84 miligram magnesium dalam seperempat cangkir.

Selain kaya magnesium, basil juga mengandung vitamin A, vitamin K, serta asam rosmarinik, yaitu antioksidan yang diyakini memiliki sifat antiinflamasi dan antivirus. Beberapa penelitian juga menunjukkan senyawa ini berpotensi membantu menjaga kesehatan lambung dan sendi.

Basil sangat populer digunakan dalam pesto, pasta, salad, sandwich, hingga berbagai hidangan berbahan tomat.

5. Daun Spearmint

Spearmint dikenal berkat aroma segarnya. Namun, herba ini juga mengandung sekitar 7,18 miligram magnesium dalam dua sendok makan.

Spearmint kaya antioksidan, termasuk asam rosmarinik, dan telah banyak diteliti karena berpotensi membantu meredakan mual serta gangguan pencernaan ringan.

Anda dapat menambahkannya ke dalam teh, smoothie, yogurt, salad buah, maupun hidangan berbahan biji-bijian.

6. Daun Dill

Dalam secangkir daun dill terdapat sekitar 4,9 miligram magnesium.

Selain itu, dill juga menyediakan vitamin A dan vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh.

Herba beraroma segar ini cocok dipadukan dengan ikan, kentang, sayuran, sup, maupun saus berbahan yogurt. Agar aromanya tetap terjaga, dill sebaiknya ditambahkan menjelang proses memasak selesai atau digunakan sebagai taburan.

7. Chervil Kering

Chervil merupakan herba khas masakan Prancis yang memiliki cita rasa lembut menyerupai peterseli dengan sentuhan rasa licorice.

Dalam satu sendok makan chervil kering terkandung sekitar 2,47 miligram magnesium. Herba ini juga mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel.

Chervil cocok digunakan sebagai pelengkap salad, sup, telur, hingga hidangan ikan.

Jangan Andalkan Herba Saja

Meski kaya manfaat, kandungan magnesium dalam herba umumnya dikonsumsi dalam jumlah kecil sehingga belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh.

Karena itu, tetap kombinasikan konsumsi herba dengan makanan lain yang kaya magnesium seperti kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, sayuran hijau, dan polong-polongan agar kebutuhan mineral penting ini tetap terpenuhi setiap hari.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Herbal Medicine Terbaru