Selasa, 13 Oktober 2026

Nunggu Balasan Chat Bikin Nggak Produktif? Bisa Jadi Kamu Alami Waiting Mode


 Nunggu Balasan Chat Bikin Nggak Produktif? Bisa Jadi Kamu Alami Waiting Mode Nunggu Balasan Chat Bikin Nggak Produktif? Bisa Jadi Kamu Alami Waiting Mode. (Ilustrasi AI)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pernah niat belajar, kerja, atau beresin tugas, tapi malah nggak bisa fokus karena lagi nunggu balasan chat, hasil interview, pengumuman kampus, atau hasil medical check-up? Rasanya seperti nggak tenang kalau belum ada kepastian. Alhasil, waktu terbuang begitu saja dan produktivitas ikut menurun.

Kalau kamu pernah mengalaminya, bukan berarti kamu malas. Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai waiting mode, yaitu saat pikiran terus terpaku pada sesuatu yang sedang ditunggu hingga sulit melakukan aktivitas lain.

Dikutip dari Psychology Today, Kamis (9/7/2026), waiting mode menggambarkan kondisi ketika perhatian dan energi mental tersedot oleh satu hal yang hasilnya belum pasti. Padahal, sebenarnya belum ada tindakan yang bisa dilakukan saat itu.

Apa Itu Waiting Mode?

Meski cukup sering dibahas di dunia psikologi, waiting mode belum termasuk diagnosis resmi dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).

Istilah ini awalnya banyak dikenal di kalangan penyandang attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD). Pada kondisi tersebut, otak cenderung terus mengingat satu jadwal, tugas, atau janji penting agar tidak terlupakan. Akibatnya, fokus menjadi "terkunci" pada satu hal sehingga aktivitas lain terasa sulit dimulai.

Bukan Cuma Dialami Penyandang ADHD

Faktanya, waiting mode juga bisa dialami siapa saja.

Orang yang mudah cemas, perfeksionis, atau terbiasa ingin semuanya berjalan sesuai rencana lebih rentan mengalami kondisi ini. Salah satu penyebabnya adalah intolerance of uncertainty, yaitu kesulitan menerima situasi yang hasilnya belum pasti.

Ketika seseorang tidak nyaman dengan ketidakpastian, otaknya cenderung terus memikirkan berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Kondisi ini telah banyak dikaitkan dengan gangguan kecemasan maupun depresi.

Pengalaman Masa Lalu Juga Bisa Berpengaruh

Pada sebagian orang, waiting mode juga dapat dipengaruhi oleh pengalaman hidup yang penuh ketidakpastian atau trauma.

Lingkungan yang tidak stabil membuat otak terbiasa selalu siaga terhadap hal-hal yang belum jelas. Akibatnya, menunggu sesuatu bisa terasa jauh lebih melelahkan dibandingkan bagi orang lain.

Cara Mengurangi Waiting Mode

Waiting mode bukan berarti harus dihilangkan sepenuhnya. Yang lebih penting adalah belajar menerima bahwa tidak semua hal bisa dipastikan atau dikendalikan.

Mengalihkan perhatian pada aktivitas yang bisa dilakukan saat ini, menyusun daftar pekerjaan kecil, atau membatasi kebiasaan terus-menerus mengecek ponsel dapat membantu pikiran kembali fokus.

Pada akhirnya, menerima adanya ketidakpastian bukan berarti menyerah. Justru dengan cara itulah seseorang tetap bisa menjalani hari, menyelesaikan pekerjaan, dan menikmati hidup tanpa harus merasa semuanya berhenti hanya karena sedang menunggu sebuah kepastian.

Tentang Millway

Millway adalah sebuah konsep atau sistem yang berfokus pada efisiensi proses produksi dan distribusi, terutama dalam industri manufaktur dan pengolahan bahan. Dengan pendekatan yang terstruktur, Millway membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi limbah, serta memastikan kualitas hasil yang konsisten.

Selain itu, Millway juga sering dikaitkan dengan inovasi teknologi yang mendukung otomatisasi dan optimalisasi alur kerja dalam berbagai sektor industri.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru