Mengenal Lebih Dekat Pegagan (Centella asiatica L)


 Mengenal Lebih Dekat Pegagan  (Centella asiatica L) Pegagan (Centella asiatica L). (Net)

Diasuh oleh: dr. Prapti Utami, M.Si

PEGAGAN adalah rumput yan menjalar di pematang sawah, tumbuh liar dan tak diganggu oleh siapapun, bahkan dinjak kaki yang setiap pagi melangkah untuk mengurus sawah sebagai mata pencaharian mereka. Dikenal dengan nama gagan-gagan, ganggagan, kerok batok, rendeng, panegowang, antanan , antanan gede, kaki kuda (Jawa), sarowati (Maluku), Bebele (Nusa Tenggara), Dogauke (Papua). Tanaman ini berkembang biak dengan stolon, sebutan Centella asiatica L menjadikan setiap yang mau belajar tanaman obat menjadi yakin bahwa yang akan dipelajari adalah pegagan yang digunakan sebagai obat.

Seluruh tanaman pegagan dapat dimanfaatkan, senyawa aktif di dalamnya antara lain asiaticosid, brahmosida, asam madastik, asam asetat, betasisterol, betaelemena, betefarsenan, betakaroten dan brahminosida). Secara empiris pegagan telah dimanfaatkan sebagai tanaman yang berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan stamina, kandungan kimianya bersifat anti oksidan, yang berarti menangkal radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit di dalam tubuh. Sehingga dikenal memiliki aktifitas sebagai anti inflamasi (antiradang), diuretik (peluruh kencing), antibakteri, imunostimulan, antihipertensi, analgetik (mengurangi nyeri), penenang, antialergi, antidepresi, antitumor dan lain-lain.

Penggunaan sehari hari tanaman pegagan yang segar daunnya dapat dilalap, atau direbus. Daun pegagan segar juga dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka dengan cara menumbuk daun sampai lembut dan dioleskan di tempat yang luka. Sifat yang dingin membuat daun pegagan sangat nyaman di kulit, selain itu kandungan pegagan juga dimanfaatkan oleh pada peneliti untuk kosmetik alami karena kemampuan merevitalisasi atau meregenerasi sel.

Simplisia pegagan atau pegagan yang dikeringkan adalah sebuah bentuk sediaan yang lebih awet karena dapat disimpan, penggunaannya juga mudah karena tinggal menyeduh atau atau merebus. Jika partikelnya ingin dikecilkan lagi bisa juga dibuat powder atau bubuk.

Penggunaan pegagan dalam keseharian, dapat juga dicampur dengan rempah yang lain, sebagai upaya meningkatkan manfaat di dalamnya. Bersama daun sukun, daun kelor dan tapak liman, manfaat pegagan sangat kuat menjaga stabilnya tekanan darah, sebagai anti nyeri, meningkatkan stamina, melancarkan peredaran darah dan menjaga kebugaran sehari hari.

Beberapa manfaat pegagan:

  1. Penyembuh luka: ambil daun pegagan cuci bersih, lumatkan lalu borehkan di tempat luka
  2. Flu dan batuk: simplisia pegagan 1 sdk teh, irisan jahe kering, direbus dengan air 2 gelas sampai mendidih, lalu kecilkan api, tunggu 10 menit. Setelah hangat diminum pagi hari
  3. Menjaga tekanan darah: simplisia pegagan 2.5 gr, kelor 2.5 gr, rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih, kecilkan api tunggu 10 menit, setelah hangat minum pelan pelan pagi hari.
  4. Meningkatkan kualitas tidur: simplisia pegagan 5 gr, rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih, biarkan 10 menit, tunggu hangat, minum saat sore hari.

Perhatian:

  1. Tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui
  2. Karena efek menurunkan tekanan darah, maka hati hati untuk pemakaian tunggal pegagan dapat menurunkan tekanan darah.
  3. Efek pegagan sangat beragam untuk masing masing orang, sehingga tetap memperhatikan gejala yang muncul, setelah minum.
  4. Jika mengonsumsi obat dokter diberi jarak waktu 1 jam
  5. Sediaan herbal sangat aman diminum 1 jam sebelum makan, dengan catatan tidak ada gangguan lambung.

 

Selamat sehat,

WA: 08788 2000 782

IG: @herbalmedicineclass

FB: Tanaman Obat Keluarga Sekar Utami

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Herbal Medicine Terbaru