Jumat, 23 Januari 2026

Cetak Sejarah! Beyoncé Resmi Jadi Miliarder versi Forbes


 Cetak Sejarah! Beyoncé Resmi Jadi Miliarder versi Forbes Beyoncé (ANTARA/Instagram/Beyonce)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Penyanyi dunia Beyoncé akhirnya resmi menyandang status miliarder. Majalah bisnis Forbes melaporkan total kekayaan bersih pelantun Crazy in Love itu telah melampaui US$1 miliar, menjadikannya salah satu musisi tersukses secara finansial sepanjang sejarah.

Dengan pencapaian ini, Beyoncé masuk dalam daftar elite musisi dunia yang berstatus miliarder, mengikuti jejak sang suami Jay-Z yang lebih dulu meraih status tersebut pada 2019. Selain itu, hanya segelintir nama lain yang berada di daftar serupa, seperti Rihanna, Taylor Swift, dan Bruce Springsteen.

Forbes mengungkapkan bahwa sebagian besar kekayaan Beyoncé berasal dari tur dunia berskala besar serta kepemilikan penuh atas hak katalog musiknya.

“Pendapatan Beyoncé didorong oleh tur global yang memecahkan rekor dan kendali penuh atas karya musiknya,” tulis Forbes dalam laporannya.

Salah satu penyumbang terbesar datang dari tur dunia “Renaissance” pada 2023. Tur tersebut digelar di 39 kota di Eropa dan Amerika, menarik sekitar 2,7 juta penonton, serta menghasilkan pendapatan lebih dari US$500 juta, seperti dilaporkan NBC News.

Kesuksesan berlanjut pada 2024 ketika Beyoncé merilis album country “Cowboy Carter”. Album ini dinobatkan sebagai Album Terbaik Tahun Ini di ajang Grammy Awards 2025, mempertegas fleksibilitas musiknya lintas genre.

Tur “Cowboy Carter” yang berlangsung tahun ini juga mencetak sejarah. Menurut Pollstar, tur tersebut meraup pendapatan lebih dari US$400 juta, menjadikannya tur musik country dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.

Tak hanya dari musik, Forbes mencatat kekayaan Beyoncé turut ditopang oleh kerajaan bisnisnya, Parkwood Entertainment, yang ia dirikan pada 2010. Perusahaan ini mengelola karier Beyoncé sekaligus memproduksi album, konser, hingga film dokumenternya.

“Parkwood memungkinkan Beyoncé menanggung biaya produksi sejak awal, sehingga ia memperoleh keuntungan lebih besar dari hasil akhirnya,” tulis Forbes.

Selain itu, Beyoncé juga merambah berbagai lini bisnis lain, mulai dari merek perawatan rambut Cécred, label wiski SirDavis, hingga lini busana Ivy Park yang sempat bekerja sama dengan Adidas hingga 2023.

Seperti Taylor Swift, Beyoncé juga sukses lewat film konser. Dokumenter “Renaissance: A Film by Beyoncé” dilaporkan meraup keuntungan hingga US$44 juta di box office.

Perjalanan finansial Beyoncé dibangun secara bertahap sejak memulai karier solo pasca bubarnya Destiny’s Child di awal 2000-an. Album debutnya, “Dangerously in Love” (2003), langsung mendominasi tangga lagu dunia dan menjadi fondasi kesuksesannya hingga kini.

Dikenal sebagai Queen Bey, Beyoncé juga memegang rekor sebagai musisi dengan penghargaan Grammy terbanyak sepanjang sejarah, yakni 35 piala dari total 99 nominasi, seperti yang dikutip dari Antara.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru