Loading
Aktris Hollywood Gwyneth Paltrow. (Instagram @gwynethpaltrow)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aktris Hollywood Gwyneth Paltrow mengungkap pengalaman pahit dalam kariernya usai bercerai dari vokalis Coldplay, Chris Martin. Ia mengaku sempat kehilangan peran film karena perceraiannya yang kala itu menjadi sorotan besar media internasional.
Pengakuan tersebut disampaikan Paltrow saat berbincang dengan Amy Poehler dalam podcast Good Hang. Ia mengatakan, keputusan berpisah secara baik-baik atau yang dikenal dengan istilah conscious uncoupling justru membuatnya dianggap sebagai figur yang “terlalu sensitif” oleh industri perfilman.
“Saya seharusnya membintangi sebuah film tidak lama setelah kabar conscious uncoupling dengan Chris. Saat itu pemberitaan media sangat intens, dan saya rasa pihak distributor menilai proyek tersebut terlalu sensitif untuk dilanjutkan,” ujar Paltrow, seperti dikutip dari Variety, Selasa (6/1/2026).
Situasi tersebut terasa ironis bagi bintang film Iron Man itu. Di tengah proses perceraian yang tidak mudah, ia justru harus menerima kenyataan kehilangan pekerjaan.
“Rasanya luar biasa, saya sedang bercerai dan tiba-tiba dipecat dari sebuah film. Itu pengalaman yang cukup berat,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Paltrow pertama kali mengumumkan perpisahannya dengan Chris Martin pada 2014 melalui unggahan blog panjang. Istilah conscious uncoupling yang digunakannya kala itu langsung viral dan menuai beragam reaksi publik, termasuk kritik yang menilai istilah tersebut terkesan berlebihan.
Kini, Paltrow mengaku memahami mengapa keputusan tersebut memicu banyak perdebatan. Menurutnya, konsep berpisah secara damai bisa terasa menyudutkan bagi mereka yang mengalami perceraian penuh konflik.
“Banyak orang memiliki pengalaman perceraian yang sangat buruk. Ketika mendengar konsep bahwa perpisahan bisa dilakukan dengan cara berbeda, itu bisa terasa seperti menyalahkan pengalaman mereka,” jelasnya.
Gwyneth Paltrow dan Chris Martin menikah pada 2003 dan dikaruniai dua anak, Apple dan Moses. Setelah berpisah, Paltrow menikah kembali dengan produser Brad Falchuk pada 2018.
Dalam perkembangan terbaru kariernya, Paltrow akhirnya kembali ke layar lebar setelah hampir satu dekade vakum. Ia tampil dalam film Marty Supreme bersama Timothée Chalamet, Odessa A’zion, dan Kevin O’Leary, menandai kembalinya ia ke proyek film berskala besar.