Selasa, 27 Januari 2026

Presiden Meksiko Minta BTS Tambah Jadwal Konser, Picu Pro dan Kontra di Industri K-Pop


 Presiden Meksiko Minta BTS Tambah Jadwal Konser, Picu Pro dan Kontra di Industri K-Pop Boy grup asal Korea Selatan BTS. (X.com/bts_bighit)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menjadi sorotan setelah secara resmi meminta grup K-pop BTS menambah jumlah konser dalam rangkaian tur dunia 2026–2027 di negaranya. Permintaan tersebut disampaikan melalui jalur diplomatik kepada Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

Laporan Korea Herald, Selasa (27/1/2026), menyebutkan Sheinbaum mengirimkan surat resmi kepada Lee guna membantu mengamankan jadwal konser tambahan BTS di Meksiko. Saat ini, BTS dijadwalkan menggelar tiga konser di Estadio GNP Seguros, Mexico City, masing-masing pada 7, 9, dan 10 Mei 2026.

Sheinbaum menilai tingginya minat penggemar membuat jumlah konser yang ada belum mencukupi.

“Semua orang ingin datang. Sekitar satu juta anak muda ingin membeli tiket, tetapi yang tersedia hanya 150 ribu,” ujar Sheinbaum dalam konferensi pers, Senin (26/1/2026).

Istana Korea dan Kemenlu Pilih Bungkam

Menanggapi kabar tersebut, Kantor Kepresidenan Korea Selatan menolak memberikan komentar. Hal senada disampaikan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, yang mengonfirmasi telah menerima surat tersebut namun menyatakan tidak memiliki informasi lebih lanjut untuk disampaikan ke publik.

Permintaan ini kemudian memicu perdebatan di kalangan pelaku industri K-pop, khususnya terkait batas etika diplomasi dan urusan bisnis hiburan.

Dinilai Kurang Tepat Secara Diplomatik

Seorang pejabat di salah satu agensi K-pop menilai langkah Sheinbaum kurang tepat karena menyasar kepala negara, bukan pihak manajemen artis.

“Seharusnya permintaan itu disampaikan langsung ke HYBE, bukan kepada presiden Korea Selatan,” kata pejabat tersebut.

Ia mengakui popularitas BTS di Meksiko memang luar biasa dan dorongan itu lahir dari aspirasi penggemar. Namun, menurutnya konser BTS merupakan kegiatan komersial yang tidak disponsori negara.

“Ini urusan perusahaan swasta. Meminta campur tangan kepala negara asing untuk jadwal konser dinilai tidak sopan secara diplomatik,” ujarnya.

Pejabat industri tersebut menambahkan bahwa jadwal tur dunia BTS telah disusun jauh hari dengan perhitungan matang, mulai dari riset pasar, ketersediaan venue, hingga kondisi fisik dan jadwal para anggota.

“Jika satu negara diberi tambahan jadwal, negara lain bisa menuntut hal serupa. Ini bisa menimbulkan persoalan keadilan,” katanya.

“Sulit menambah jumlah konser setelah jadwal tur diumumkan,” lanjutnya.

Meski begitu, BTS sebelumnya pernah menambah konser di sejumlah kota seperti Tampa, Stanford, dan Las Vegas setelah melihat lonjakan permintaan tiket. Beberapa tanggal tambahan di Jepang dan Timur Tengah juga diperkirakan akan diumumkan, meski belum ada jaminan penambahan jadwal di Meksiko.

Antusiasme Tinggi, Tiket Ludes

Permintaan Sheinbaum muncul di tengah tingginya perhatian publik Meksiko terhadap proses penjualan tiket BTS. Meski konser di Mexico City dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, banyak penggemar gagal mendapatkan tiket saat penjualan global awal yang berlangsung pada 22–24 Januari 2026.

Lonjakan permintaan tersebut memperkuat posisi Meksiko sebagai salah satu basis penggemar BTS terbesar di Amerika Latin.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru