Shin Hye-sun Ungkap Tekanan Mental saat Hidupkan Sosok Ambigu di The Art of Sarah


 Shin Hye-sun Ungkap Tekanan Mental saat Hidupkan Sosok Ambigu di The Art of Sarah Foto bintang serial drama The Art of Sarah, Shin Hye-sun, di akun Instagram Netflix Korea. (Akun Instagram @netflixkr)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aktris Korea Selatan Shin Hye-sun kembali menunjukkan kelas aktingnya lewat serial terbaru The Art of Sarah. Namun kali ini, peran yang ia mainkan bukan sekadar menantang, melainkan disebut sebagai karakter paling ambigu sepanjang kariernya.

Dalam serial original Netflix tersebut, Shin Hye-sun memerankan Sarah Kim—seorang perempuan dengan kehidupan yang dibangun di atas kebohongan. Menariknya, karakter ini hadir dalam beberapa persona berbeda: Mok Ga-hee, Kim Eun-jae, hingga Sarah Kim sendiri.

Shin mengaku biasanya ia hanya menerima proyek setelah memiliki gambaran yang jelas tentang karakter yang akan diperankan. Namun, The Art of Sarah justru datang tanpa kepastian itu.

“Biasanya saya memulai proyek setelah benar-benar memahami karakter. Tapi kali ini berbeda,” ujar Shin, seperti dikutip dari The Korea Times, Jumat (20/2/2026).

Meski demikian, kekuatan cerita membuatnya mantap menerima tawaran tersebut. Serial delapan episode ini menuntutnya untuk terus bergerak di wilayah abu-abu—antara kejujuran dan penipuan.

Menurut Shin, naskah The Art of Sarah tidak memberi banyak petunjuk yang memudahkan aktor. Justru sebaliknya, semakin dibaca, semakin membingungkan.

“Naskahnya tidak terlalu ramah dalam hal penjelasan. Saya bahkan merasa semakin bingung setiap kali membacanya,” ungkapnya.

Alih-alih mencari kejelasan mutlak, Shin memilih pendekatan lain. Ia memutuskan untuk memerankan Sarah Kim sebagai sosok yang selalu tulus di setiap momen, meskipun kenyataannya dibangun di atas kebohongan.

Pendekatan itu membuat perannya jauh lebih kompleks dibandingkan karakter-karakter sebelumnya yang memiliki tujuan dan emosi jelas. Sarah Kim terus berpindah antara kebenaran dan manipulasi, menciptakan dinamika emosi yang sulit ditebak.

Tekanan terbesar, menurut Shin, justru datang dari sisi mental.

“Saya merasa sangat tertekan karena pesona karakter ini sepenuhnya bergantung pada bagaimana saya menampilkan ambiguitasnya,” ujarnya.

Meski tantangan fisik masih bisa diatasi, kelelahan mental membuatnya harus menjaga energi dengan cara sederhana—terus mengemil di sela-sela syuting.

Dalam prosesnya, Shin juga mengapresiasi dukungan dari lawan mainnya, Le Jun-hyuk, yang berperan sebagai Mu-gyeong.

“Chemistry kami luar biasa. Dia menjaga karakternya tetap membumi, dan itu justru membuat Sarah Kim semakin bersinar,” tutup Shin.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru