F-FOREVER Hentikan Waktu di Jakarta, Konser Nostalgia 3 Jam Bikin Penonton Histeris


 F-FOREVER Hentikan Waktu di Jakarta, Konser Nostalgia 3 Jam Bikin Penonton Histeris Penampilan F-FOREVER dalam konser “F-FOREVER 1st World Tour” yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (28/5/2026). ANTARA/Pamela Sakina

 

 

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Gelombang nostalgia menyapu Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (28/5/2026) malam, saat F-FOREVER menghadirkan konser bertajuk “F-FOREVER 1st World Tour” yang sukses mengumpulkan ribuan penggemar lintas generasi.

Grup yang beranggotakan Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou, serta Ashin itu tampil selama kurang lebih tiga jam, mulai pukul 20.00 WIB hingga mendekati pukul 23.00 WIB. Konser dibuka dengan lagu “Always Be My Bro” yang langsung memicu euforia penonton.

“Halo Jakarta, apa kabar? Kami sangat senang bertemu kalian malam ini,” ujar Vanness Wu dari atas panggung, disambut sorakan meriah penonton.

Sejak awal penampilan, atmosfer nostalgia langsung terasa kuat. Mayoritas penonton berasal dari generasi milenial hingga penggemar yang lebih senior, yang kembali diingatkan pada masa remaja mereka saat karya-karya grup ini merajai era 2000-an.

Meski usia para personel kini mendekati kepala lima, performa mereka tetap energik dan solid. Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou, dan Ashin tampil prima dengan interaksi hangat sepanjang konser.

“Aku cinta padamu,” ucap Vic Chou dalam bahasa Indonesia yang langsung membuat penonton bersorak.

Secara visual, konser ini dikemas sinematik dan teatrikal. Efek hujan, petir, kaca pecah, hingga cahaya pelangi dan asap tebal di panggung menciptakan suasana dramatis yang kuat.

Tata panggung 360 derajat membuat penonton dari berbagai sudut arena tetap mendapatkan pengalaman maksimal. Panggung melingkar juga memungkinkan para personel lebih dekat dengan penggemar, bahkan beberapa kali mereka berhenti untuk menyapa, berswafoto, hingga berjabat tangan langsung.

Panggung utama yang dapat berputar semakin menambah kesan megah dan modern sepanjang pertunjukan.

Sepanjang konser, F-FOREVER membawakan sekitar 40 lagu, baik dalam format grup maupun solo. Lagu-lagu seperti “Ask For More”, “Di Yi Shi Jian”, “Jue Bu Neng Shi Qu Ni”, hingga “Yan Huo De Ji Jie” atau “Season of Fireworks” mendapat sambutan luar biasa dari penonton.

Setiap personel juga mendapat panggung solo. Vanness Wu tampil penuh energi lewat “Dance Until We Die”, “Save Me”, “Ur The Reason”, hingga “Piece by Piece”. Vic Chou membius penonton dengan “Zui Te Bie De Cun Zai”, “Tell Me Why”, “Ai Zai Ai Ni”, dan “Make a Wish”. Sementara Jerry Yan dan Ashin dari band Mayday juga menampilkan segmen solo yang tak kalah kuat.

Momen paling emosional terjadi saat lagu “Ni Yao De Ai” dinyanyikan bersama ribuan penonton yang ikut larut dalam koor massal. Puncak konser ditutup dengan “Liu Xing Yu (Meteor Rain)”, lagu ikonik yang menjadi soundtrack Meteor Garden dan membawa penonton kembali ke masa kejayaan awal 2000-an.

Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan perjalanan emosional yang membawa penonton kembali ke masa lalu—seolah bertemu lagi dengan versi muda diri mereka sendiri yang pernah tumbuh bersama lagu-lagu F-FOREVER.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru