Loading
Penyanyi asal Inggris Liam Payne. (Instagram @liampayne)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Bear Payne, putra mendiang Liam Payne dan penyanyi Cheryl, resmi menjadi pewaris tunggal seluruh harta peninggalan sang bintang One Direction yang meninggal dunia pada Oktober 2024.
Berdasarkan dokumen pengadilan yang dilaporkan People pada Senin (22/6/2026), Bear yang kini berusia 9 tahun berhak atas warisan Liam Payne senilai 29.007.998 dolar Amerika Serikat. Sebagian dana dapat digunakan sejak sekarang, namun mayoritas aset akan ditempatkan dalam dana perwalian (trust) hingga Bear mencapai usia 18 tahun.
Penetapan tersebut dilakukan karena Liam Payne meninggal tanpa meninggalkan surat wasiat. Dalam kondisi seperti itu, hukum di Inggris Raya mengatur bahwa warisan akan diberikan kepada pasangan sah yang masih hidup. Jika tidak memiliki pasangan yang diakui secara hukum, maka hak waris diberikan kepada kerabat sedarah terdekat, termasuk anak.
Pada Mei 2025, Cheryl yang kini berusia 42 tahun resmi ditunjuk sebagai salah satu pengelola warisan Liam Payne, sekitar tujuh bulan setelah kematian sang penyanyi. Selain Cheryl, pengacara Richard Mark Bray juga ditetapkan sebagai pengelola aset mendiang.
Dokumen pengadilan yang diterbitkan pada 1 Mei menunjukkan bahwa total nilai aset Liam Payne di Inggris Raya mencapai sekitar 38 juta dolar AS. Setelah dikurangi berbagai kewajiban dan biaya terkait, nilai bersih warisan tersebut tercatat sekitar 32,2 juta dolar AS.
Meski telah ditunjuk sebagai pengelola, Cheryl dan Bray saat ini masih memiliki kewenangan yang terbatas. Keduanya belum dapat membagikan atau mencairkan seluruh warisan tersebut sampai proses hukum dan administrasi terkait selesai.
Kabar mengenai warisan ini kembali mengingatkan publik pada kepergian tragis Liam Payne. Mantan anggota One Direction itu meninggal dunia setelah terjatuh dari balkon kamar hotelnya yang berada di lantai tiga Hotel Casa Sur Palermo, Buenos Aires, Argentina, pada 16 Oktober 2024.
Sebelum insiden terjadi, manajer hotel dilaporkan sempat menghubungi layanan darurat dan meminta bantuan untuk menangani seorang tamu yang diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol serta menyebabkan kerusakan di kamar.
Hasil autopsi awal mengungkap bahwa Liam Payne meninggal akibat luka serius dan pendarahan pada bagian dalam maupun luar tubuhnya setelah terjatuh dari ketinggian.