Kamis, 20 Agustus 2026

Viral Aksi Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Beri Teguran ke Pengemudi


 Viral Aksi Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Beri Teguran ke Pengemudi Rekaman kamera pengawas CCTV aksi lima mobil konvoi secara zigzag di ruas Tol

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan teguran kepada sejumlah pengemudi mobil yang melakukan aksi berkendara secara zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur.

Aksi tersebut sebelumnya viral di media sosial karena dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Reiki Indra Brata Manggala, mengatakan pihaknya telah menemukan dan mengidentifikasi para pengemudi yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, sudah kami temui. Mereka hanya diberikan teguran lisan dan imbauan edukatif agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Reiki saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Reiki, para pengemudi tidak dikenakan sanksi tilang. Polisi memilih memberikan pendekatan edukatif agar mereka menyadari bahaya dari tindakan tersebut.

Selain itu, pengemudi yang bersangkutan juga telah menyampaikan permintaan maaf atas perilaku berkendara yang dianggap ugal-ugalan di jalan tol.

“Yang bersangkutan juga sudah membuat pernyataan permintaan maaf karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa langkah pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi para pengemudi agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan tol.

Video Aksi Berbahaya Viral di Media Sosial

Sebelumnya, sebuah video amatir yang beredar di akun Instagram Instagram @jakarta_siders memperlihatkan lima mobil melaju dalam satu rombongan di Tol Becakayu pada Rabu (4/3) malam.

Dalam rekaman tersebut, kendaraan terlihat berpindah-pindah lajur secara zig-zag dari jalur satu hingga jalur tiga secara bergantian. Aksi tersebut membuat jalur tol seolah tertutup oleh rombongan mobil tersebut.

Meski kondisi lalu lintas saat itu relatif sepi, manuver tersebut tetap dianggap berbahaya karena berpotensi memicu kecelakaan, terutama jika ada kendaraan lain yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Aksi ugal-ugalan tersebut menuai kritik dari masyarakat. Banyak yang menilai perilaku tersebut dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Salah satu warga Jakarta Timur, Indah (29), menilai aparat seharusnya memberikan tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kalau berkendara seperti itu sangat membahayakan pengendara lain. Harusnya ada tindakan tegas supaya tidak terulang lagi,” kata Indah.

Ia berharap kepolisian terus meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas demi menjaga keselamatan para pengguna jalan.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hukum & Kriminalitas Terbaru