Loading
Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur membubarkan tawuran remaja di kawasan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati. (Humas PMJ)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil membubarkan aksi tawuran remaja di kawasan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (19/6) dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat remaja yang diduga terlibat dalam bentrokan antarkelompok. Polisi juga menyita dua bilah senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan dalam aksi tawuran tersebut.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, mengatakan penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Timur.
"Petugas mengamankan empat orang remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi tawuran tersebut, berikut barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis celurit," kata Henik dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Henik, sinergi antara personel Brimob dan jajaran kepolisian kewilayahan terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat.
"Selain penindakan hukum, upaya pencegahan melalui patroli rutin juga intensif dilakukan sebagai langkah menjaga situasi keamanan tetap kondusif dan terkendali," ujar Henik.
Setelah situasi di Kramat Jati berhasil dikendalikan, tim patroli gabungan melanjutkan penyisiran ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan tindak kriminalitas di wilayah Jakarta Timur.
Dalam patroli lanjutan tersebut, petugas menemukan sejumlah pemuda yang diduga akan melakukan aksi balap liar di kawasan Cipayung. Para pemuda itu kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Para pemuda tersebut kemudian dibawa ke markas kepolisian setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Henik.
Polisi juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama pada malam hingga dini hari yang kerap menjadi waktu rawan terjadinya gangguan ketertiban.
Seiring meningkatnya patroli dan pengawasan di berbagai titik rawan, kepolisian meminta warga untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan maupun potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar melalui layanan darurat Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas di lapangan.
Langkah patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat keamanan untuk menekan angka tawuran remaja, balap liar, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya di Jakarta Timur.