PLN Ungkap Dua PLTU Besar di Jawa Alami Gangguan Teknis, Pemadaman Bergilir Masih Terjadi


 PLN Ungkap Dua PLTU Besar di Jawa Alami Gangguan Teknis, Pemadaman Bergilir Masih Terjadi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5/2026) mengatakan seluruh petugas dan tim teknis PLN terus bekerja all out selama 24 jam di lapangan agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman. ANTARA/HO-PLN.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – PT PLN (Persero) mengungkapkan bahwa pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas besar.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa kedua pembangkit tersebut merupakan bagian dari pembangkit milik mitra atau Independent Power Producer (IPP) yang terhubung dengan sistem kelistrikan Jawa.

Menurut Darmawan, gangguan teknis yang terjadi menyebabkan kedua PLTU tersebut harus keluar dari sistem, sehingga berdampak pada pasokan listrik dan memaksa PLN melakukan langkah pengaturan beban di beberapa wilayah.

“Kami menghadapi tantangan karena terdapat kendala teknis pada dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami,” ujar Darmawan dalam keterangannya yang dikonfirmasi PLN, Sabtu (20/6/2026).

PLN Kerahkan Tim Percepatan Perbaikan

PLN bersama operator pembangkit langsung mengerahkan tim teknis untuk mempercepat proses pemulihan. Fokus utama saat ini adalah memastikan kedua PLTU dapat kembali beroperasi dan memasok listrik ke jaringan Jawa secepat mungkin.

Darmawan optimistis proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga kondisi sistem kelistrikan segera kembali stabil.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa,” katanya.

Selain itu, PLN turut mengapresiasi dukungan pemerintah serta berbagai pihak yang membantu proses pemulihan sistem kelistrikan.

Sejumlah Daerah Alami Pemadaman Berulang

Pemadaman listrik bergilir dilaporkan terjadi di berbagai wilayah sejak awal Juni 2026. Di Jawa Timur, sejumlah daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik menjadi wilayah yang cukup sering mengalami gangguan pasokan listrik.

Berdasarkan laporan warga, listrik padam secara tiba-tiba dengan durasi antara dua hingga lima jam dalam sehari. Bahkan, pada beberapa kesempatan, lampu penerangan di jalan-jalan protokol Surabaya turut padam hingga malam hari, sehingga menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

Kondisi tersebut memicu keluhan masyarakat karena aktivitas rumah tangga, bisnis, hingga layanan publik ikut terdampak.

PLN Terapkan Manajemen Beban Sementara

Sementara proses perbaikan berlangsung, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah guna menjaga keseimbangan sistem kelistrikan dan mencegah gangguan yang lebih luas.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa langkah tersebut hanya bersifat sementara.“Manajemen beban ini dilakukan secara terbatas dan akan dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan listrik,” ujarnya dikutip Antara.

PLN memastikan akan terus memperbarui informasi kepada masyarakat terkait perkembangan perbaikan dua PLTU tersebut, sekaligus berupaya mempercepat normalisasi pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak.

Dengan percepatan perbaikan yang sedang dilakukan, masyarakat diharapkan dapat segera kembali menikmati pasokan listrik yang lebih stabil tanpa pemadaman bergilir.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru