Loading
Di Ukraina timur, Vadym Filashkin, Kepala Administrasi Negara Regional Donetsk, mengatakan serangan Rusia mengenai beberapa kota. (Reuters/trt.global)
MOSKOW, ARAHKITA.COM – Tragedi kebakaran besar melanda sebuah pabrik di distrik Shilovsky, Kota Ryazan, Rusia, pada Jumat (15/8). Peristiwa ini menewaskan lima orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.
Gubernur Ryazan, Pavel Malkov, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi di fasilitas produksi milik salah satu perusahaan setempat. “Berdasarkan informasi awal, lima orang meninggal dunia, sementara lebih dari 100 lainnya mengalami luka, termasuk akibat pecahan kaca. Seluruh korban telah mendapatkan pertolongan medis dan dukungan psikologis,” ujarnya melalui kanal Telegram resmi.
Malkov yang langsung meninjau lokasi kejadian juga memerintahkan penetapan status darurat di tingkat kota. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses evakuasi, penanganan korban, dan pemulihan pascakebakaran.
Sebelumnya, laporan awal Kantor Pusat Operasional Kota Ryazan menyebutkan empat korban jiwa, namun jumlah tersebut diperbarui setelah tim penyelamat menyelesaikan pencarian di area terdampak.
Pihak Komite Investigasi Rusia telah membuka kasus pidana terkait peristiwa ini, mengacu pada Pasal 217 Ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Rusia. Pasal tersebut mengatur pelanggaran keselamatan industri yang mengakibatkan kematian dua orang atau lebih akibat kelalaian.
Ryazan sendiri merupakan salah satu kota bersejarah di Rusia, terletak sekitar 200 kilometer di tenggara Moskow. Selain dikenal sebagai pusat industri, kota ini juga memiliki sejumlah fasilitas militer dan pabrik strategis. Posisi Ryazan yang dekat dengan ibu kota membuat setiap insiden besar di wilayah ini menjadi perhatian nasional, bahkan internasional.
Penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sebagian besar fasilitas pabrik tersebut dikutip Antara.