Kamis, 29 Januari 2026

Jerman Tegaskan Aksesi Ukraina ke Uni Eropa Tak Realistis pada 2027


 Jerman Tegaskan Aksesi Ukraina ke Uni Eropa Tak Realistis pada 2027 Kanselir Jerman Friedrich Merz. ANTARA/Xinhua/Li Hanlin/aa.

BERLIN, ARAHKITA.COM — Pemerintah Jerman menilai target aksesi Ukraina ke Uni Eropa (UE) pada 2027 terlalu ambisius dan tidak realistis. Penegasan ini disampaikan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, dalam konferensi pers di Berlin, Rabu (28/1/2026).

Merz mengatakan Berlin telah menyampaikan kepada Amerika Serikat bahwa tenggat 1 Januari 2027 sulit diwujudkan. Menurutnya, setiap negara yang ingin bergabung dengan Uni Eropa, termasuk Ukraina, wajib memenuhi Kriteria Kopenhagen.

Kriteria yang ditetapkan sejak 1993 itu mencakup syarat politik, ekonomi, dan hukum. Negara kandidat harus memiliki lembaga demokrasi yang stabil, ekonomi pasar yang berfungsi dengan baik, serta kemampuan menyesuaikan diri dengan seluruh aturan dan regulasi Uni Eropa.

“Proses ini biasanya memakan waktu bertahun-tahun. Ukraina memang harus memiliki prospek untuk menjadi anggota Uni Eropa, tetapi jalannya adalah proses jangka panjang,” ujar Merz.

Ia juga menekankan bahwa dalam situasi saat ini, prioritas Ukraina sebaiknya difokuskan pada upaya diplomasi, termasuk perundingan dengan Amerika Serikat dan Rusia di Abu Dhabi. Merz menyampaikan optimisme yang hati-hati bahwa peluang tercapainya kesepakatan tetap ada.

Dalam beberapa hari terakhir, Rusia dan Ukraina dilaporkan menggelar diskusi terkait kemungkinan penyelesaian damai, dengan Amerika Serikat bertindak sebagai mediator.

Ukraina sendiri mengajukan permohonan keanggotaan Uni Eropa tak lama setelah konflik dengan Rusia pecah pada 2022. Kyiv mendorong percepatan integrasi sebagai bagian dari mekanisme jaminan keamanan jangka panjang.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menegaskan bahwa akses ke Uni Eropa merupakan salah satu pilar penting keamanan kawasan. Dalam unggahan di platform X usai berbicara dengan Kanselir Austria, Christian Stocker, Zelenskyy menyebut keanggotaan UE penting bukan hanya bagi Ukraina, tetapi juga bagi stabilitas Eropa.

“Karena itu kami berbicara soal tanggal konkret, yaitu 2027, dan berharap dukungan para mitra terhadap posisi kami,” tulis Zelenskyy dikutip Antara.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru