Swiss Bekukan Seluruh Aset Nicolas Maduro, Tegaskan Komitmen Cegah Dana Ilegal


 Swiss Bekukan Seluruh Aset Nicolas Maduro, Tegaskan Komitmen Cegah Dana Ilegal Presiden Venezuela Nicolas Maduro (ketiga kanan) dikawal pasukan setibanya di Heliport Downtown Manhattan dalam perjalanan menuju Gedung Pengadilan Daniel Patrick Manhattan, Amerika Serikat, Senin (5/1/2026). ​​​​​​​ANTARA FOTO/REUTERS/Eduardo Munoz/nym.

SWISS, ARAHKITA.COM — Pemerintah Swiss resmi mengambil langkah tegas dengan membekukan seluruh aset yang terkait dengan Nicolas Maduro di wilayahnya. Keputusan ini diumumkan oleh Dewan Federal Swiss pada Senin (5/1/2026) dan berlaku seketika.

Dalam pernyataan resminya, Dewan Federal Swiss menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan mencegah kemungkinan pemindahan dana yang diduga diperoleh secara ilegal ke luar Swiss. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan sesuai dengan Undang-Undang Federal tentang Pembekuan dan Restitusi Aset Ilegal milik individu yang terpapar politik asing.

“Swiss ingin memastikan bahwa aset yang diduga berasal dari praktik ilegal tidak dapat dialihkan selama situasi hukum masih berkembang,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Tak Berdampak ke Pemerintah Venezuela Secara Umum

Pemerintah Swiss menegaskan bahwa pembekuan aset ini tidak ditujukan kepada pemerintahan Venezuela secara keseluruhan, melainkan secara spesifik menyasar Maduro dan pihak-pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengannya. Kebijakan ini juga disebut sebagai tambahan dari sanksi Swiss terhadap Venezuela yang telah berlaku sejak 2018 berdasarkan Undang-Undang Embargo.

Menariknya, Dewan Federal Swiss menekankan bahwa keputusan ini tidak berkaitan dengan penilaian politik atas kejatuhan Maduro dari kekuasaan, maupun dengan legalitas proses tersebut menurut hukum internasional.

“Faktor penentunya adalah fakta bahwa kejatuhan dari kekuasaan telah terjadi, serta adanya kemungkinan proses hukum lanjutan dari negara asal terkait aset yang diperoleh secara ilegal,” ujar Dewan Federal Swiss dikutip Antara.

Potensi Dikembalikan untuk Rakyat Venezuela

Swiss juga membuka peluang bahwa aset-aset tersebut kelak dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik Venezuela. Jika proses hukum di masa mendatang membuktikan bahwa dana tersebut berasal dari praktik ilegal, pemerintah Swiss menyatakan akan mengupayakan agar aset tersebut dikembalikan demi kesejahteraan rakyat Venezuela.

Pembekuan aset ini ditetapkan berlaku selama empat tahun, kecuali ada keputusan lanjutan yang mengubah status kebijakan tersebut.

Latar Belakang: Penangkapan Maduro oleh AS

Langkah Swiss ini terjadi setelah Donald Trump mengumumkan operasi militer besar-besaran Amerika Serikat di Venezuela, yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Caracas pada Sabtu (3/1/2026).

Keduanya kemudian dibawa ke New York dan ditahan di Metropolitan Detention Center. Maduro dan Cilia Flores menghadapi dakwaan federal terkait perdagangan narkoba serta dugaan kerja sama dengan kelompok kriminal yang dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat. Tuduhan tersebut dibantah oleh Maduro.

Sementara itu, di Caracas, sejumlah pejabat dan pendukung Maduro dilaporkan menyerukan pembebasan pasangan tersebut di tengah situasi politik yang semakin memanas.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru