Lima Diplomat Iran Diusir dari Arab Saudi, Termasuk Atase Militer


 Lima Diplomat Iran Diusir dari Arab Saudi, Termasuk Atase Militer Lima Diplomat Iran Diusir dari Arab Saudi, Termasuk Atase Militer. (AI Generated)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Arab Saudi menyatakan lima pegawai Kedutaan Besar Iran di Riyadh sebagai persona non grata. Keputusan ini diambil menyusul eskalasi konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebut para diplomat yang diusir mencakup atase militer Iran, asistennya, serta tiga staf misi diplomatik lainnya. Mereka diperintahkan meninggalkan wilayah Arab Saudi dalam waktu 24 jam sejak pemberitahuan disampaikan.

Langkah ini diambil tidak lama setelah serangan yang menargetkan wilayah Arab Saudi, meskipun rincian lebih lanjut terkait insiden tersebut tidak diungkapkan secara resmi.

Sebelumnya, Qatar juga mengambil tindakan serupa dengan mengusir pegawai atase militer Iran. Doha menilai tindakan tersebut terkait dugaan pelanggaran prinsip hubungan bertetangga yang baik.

Situasi kawasan semakin memanas setelah serangan gabungan yang dilaporkan melibatkan Israel dan Amerika Serikat ke Teheran dan sejumlah kota lain di Iran pada akhir Februari lalu.

Serangan tersebut disebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersama sejumlah pejabat militer senior serta warga sipil.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan eskalasi konflik yang semakin luas dan meningkatkan kekhawatiran akan stabilitas keamanan di kawasan tersebut.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru