Arsip foto- Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako saat berkunjung ke Jakarta, Indonesia, pada Sabtu (17/6/2023). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah Jepang mengumumkan bahwa Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan melakukan kunjungan resmi ke Belanda dan Belgia selama sekitar dua pekan mulai pertengahan Juni 2026.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda diplomatik penting Jepang untuk mempererat hubungan internasional sekaligus memperkuat kerja sama dengan negara-negara Eropa.
Dalam lawatan yang dijadwalkan berlangsung pada 13–26 Juni, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan menghadiri upacara penyambutan kenegaraan serta jamuan resmi yang digelar oleh keluarga kerajaan di Belanda dan Belgia.
Di Belanda, mereka akan disambut oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima, serta dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Belanda Rob Jetten dan mengunjungi parlemen di Den Haag.
Kunjungan ini menjadi yang pertama ke Belanda dalam 13 tahun dan ke Belgia dalam 27 tahun bagi pasangan kekaisaran Jepang tersebut.
Selain agenda kenegaraan, Naruhito dan Masako juga dijadwalkan meletakkan karangan bunga di tugu peringatan perang sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah Perang Dunia II, termasuk invasi Jepang ke Hindia Belanda yang kini menjadi Indonesia.
Setelah dari Belanda, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Brussel pada 20 Juni dalam rangka peringatan 160 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Belgia.
Di Belgia, mereka akan disambut oleh Raja Philippe dan Ratu Mathilde.
Kunjungan ini menjadi perjalanan luar negeri keempat Kaisar Naruhito sejak naik takhta pada 2019. Sebelumnya, kunjungan luar negeri terakhir dilakukan pada 2025 ke Mongolia.
Sementara itu, perjalanan ke Belanda pada 2006 saat masih berstatus putra mahkota juga menjadi momen penting bagi Naruhito dan Masako dalam sejarah perjalanan diplomatik mereka.