Selasa, 27 Januari 2026

Tampil Modis dan Gaya dengan “Scarf”


 Tampil Modis dan Gaya dengan “Scarf” Scarf atau selendang, kini sudah menjadi bagian dari fesyen. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Scarf, kini sudah menjadi bagian dari fesyen. Fungsinya tidak hanya sebagai aksesori pelengkap saja. Anda pun bisa padukan dengan busana kerja agar tampil lebih modis dan gaya.

Scarf atau selendang, kini sudah menjadi bagian dari fesyen yang fungsinya tidak hanya terbatas sebagai aksesori pelengkap saja. Saat ini, selendang sudah dipandang sebagai solusi ideal bagi mereka yang masih suka kebingungan ketika memilih busana untuk acara khusus.

Scarf merupakan aksesoris tambahan itu juga bisa Anda gunakan untuk mempercantik diri. Anda bisa padukan dengan busana kerja agar tampil lebih modis. Selain mempercantik, juga dapat melindungi Anda dari udara dingin. Biasanya scarf yang dirancang untuk menahan udara dingin lebih tebal dan terbuat dari wol atau campuran wol.

Cara mengenakan scarf sangat mudah, dengan mengikat di sekeliling leher lalu biarkan ujungnya terjuntai. Sebaiknya padankan warna scarf dengan busana kerja Anda agar serasi. Selain itu, scarf juga bisa dikenakan sebagai ikat pinggang. Dengan cara memasukkan scarf panjang ke dalam tali ikat pinggang celana, atau rok terusan Anda. Bahannya tipis, ringan dan terbuat dari sutera.

Bukan hanya Anda saja yang bisa dipercantik, tas yang dikenakan pun dapat terlihat indah. Dengan cara mengikatkan scarf sutera pendek pada pegangan tas yang berstruktur. Mungkin Anda bisa mencoba penampilan baru Anda pada acara santai bersama teman dengan mengenakan scarf sutera sebagai bandana atau hiasan rambut.

site-wallace-sewell-scarf-farringdon

Pemakaian selendang pun tidak hanya terlihat di acara-acara resmi. Pemakaiannya menyebar dari acara resmi ke acara semi formal, Di kantor pun, selendang dapat difungsikan sebagai pengganti blazer. Tidak hanya kaum wanita dewasa yang menyenangi selendang, para remaja putri pun tidak mau ketinggalan. Kekreatifan mereka yang meremaja, membuat mereka memadupadankan selendang (terutama stola, yang serupa kain lebar) dengan kaos, tank-top dan celana panjang--bahkan jeans.

Biasanya, selendang terbuat dari bahan yang lembut dan halus. Karena itu, sutra biasanya menjadi pilihan utama para pembuat selendang. Kashmir, yang terbuat dari serat domba yang bersifat menghangatkan, banyak dikenakan untuk melengkapi penampilan di malam hari.

Warna-warna selendang yang dulu dominan monoton seperti coklat, hitam dan warna-warna gelap lainnya, makin hari semakin cerah, dengan masuknya warna-warna 'berani' lainnya seperti ungu, pink tua dan hijau cerah dalam koleksi selendang msa kini. Scarf memiliki nama-nama lain, dari mulai pashmina, syal sampai stola.

Pashmina sendiri berasal dari kata Persia, artinya kain wol. Adalah orang Himalaya yang biasa menggunakan kain ini saat menggembalakan kambingnya, dan bahan ini cantik juga bila dibentuk menjadi syal atau selimut.

Pashmina sendiri disebut-sebut sebagai syal yang dibuat dengan cara dipintal dengan menggunakan tangan, plus menambahkan unsur sutra agar lebih kuat dan lembut. Karena itu, jangan heran bila harganya cenderung lebih mahal dibanding kelompok selendang lainnya, karena sifatnya yang half handmade itu.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru