Loading
YFMG hidupkan pekarangan warga Maumolo: Dari lahan kosong jadi sumber pangan mandiri. (Foto: IG: maumolo_village)
MAUMOLO, TTU, ARAHKITA.COM - Di tengah tantangan kekeringan yang pernah melanda Desa Maumolo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kini mulai tumbuh harapan baru dari halaman rumah warga. Melalui program desa binaan, Yayasan Felix Maria Go (YFMG) mendorong masyarakat untuk mengubah pekarangan menjadi sumber pangan mandiri.
YFMG sendiri merupakan lembaga sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah dengan tantangan akses air dan ketahanan pangan. Melalui pendekatan berbasis pendampingan, YFMG tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mampu mandiri dan berkelanjutan.
Langkah di Maumolo bukan sekadar program jangka pendek. YFMG hadir dengan pendampingan intensif selama tiga tahun, yang menyasar dua kebutuhan mendasar masyarakat: ketersediaan air bersih dan penguatan sektor pertanian.
Baca juga:
Didukung YFMG, Warga Maumolo NTT Bangun Infrastruktur Air dan Kembangkan Pertanian KomunitasSalah satu pendekatan yang dilakukan adalah melalui lomba “dapur hidup” atau dapur kreatif. Program ini dirancang untuk menggerakkan partisipasi warga agar lebih aktif memanfaatkan lahan pekarangan. Dari yang sebelumnya dibiarkan kosong, kini mulai ditanami berbagai kebutuhan pangan seperti sayuran, rempah, hingga tanaman produktif lainnya.
Pendekatan berbasis lomba ini terbukti efektif. Selain membangun semangat kompetisi yang sehat, warga juga terdorong untuk lebih kreatif dan konsisten dalam mengelola pekarangan mereka. Tidak hanya soal estetika, tetapi juga fungsi nyata sebagai sumber pangan keluarga.
Lebih dari itu, program ini memiliki tujuan jangka panjang: membangun kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Dengan memanfaatkan pekarangan, warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar desa. Mereka bisa memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri, bahkan berpotensi meningkatkan ekonomi keluarga.
Maumolo yang dulunya identik dengan keterbatasan, kini perlahan bertransformasi menjadi desa yang lebih produktif. Perubahan ini tidak terjadi dalam semalam, tetapi melalui proses pendampingan, edukasi, dan keterlibatan aktif masyarakat.
YFMG percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana—seperti menanam di halaman rumah. Dengan semangat gotong royong dan pendampingan berkelanjutan, Maumolo diharapkan tumbuh menjadi desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera.