Sabtu, 22 Agustus 2026

Sahroni Sebut Kenaikan Kepercayaan Publik Jadi Bukti Kinerja Polri Dirasakan Masyarakat


 Sahroni Sebut Kenaikan Kepercayaan Publik Jadi Bukti Kinerja Polri Dirasakan Masyarakat Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menjadi indikator bahwa kinerja institusi kepolisian semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Sahroni menanggapi hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas. Survei tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen.

"Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat," kata Sahroni,Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keamanan, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Meski mengapresiasi hasil survei tersebut, Sahroni mengingatkan agar Polri tidak cepat merasa puas. Ia berharap peningkatan kepercayaan masyarakat justru menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan profesionalisme.

"Jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat," ujarnya.

Sahroni juga menilai masih ada sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga maraknya kejahatan berbasis digital.

Menurutnya, berbagai bentuk kejahatan tersebut harus diberantas secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.

"Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket," tegasnya.

Survei Litbang Kompas dilakukan pada 9–18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

Selain mencatat kenaikan tingkat kepercayaan publik menjadi 82,4 persen, survei juga menunjukkan peningkatan citra positif Polri dari 64,4 persen pada 2025 menjadi 71,5 persen pada 2026.

Sementara itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian meningkat dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen.

Aspek profesionalitas pelayanan juga mengalami kenaikan. Skor indeks profesionalitas Polri meningkat dari 7,76 menjadi 8,37, berdasarkan penilaian responden yang pernah berinteraksi langsung dengan layanan kepolisian, seperti pengurusan dokumen, pelayanan administrasi, hingga kegiatan pengamanan dan patroli.

 

 
Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru