Loading
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (net)
BEKASI, ARAHKITA.COM - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat animo masyarakat pengguna transportasi massal Bus Transpatriot mengalami peningkatan sejak sepekan beroperasional.
"Awalnya jumlah penumpang hanya satu sampai dua setiap bus, kini sudah mencapai 20-25 penumpang setiap bus," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (04/12/2018) seperti dikutip Antara.
Saat pertama dioperasikan, kata dia, animo masyarakat masih rendah karena belum banyak yang tahu dan dikira angkutan karyawan.
Namun setelah digratiskan dalam rangka sosialisasi dalam sepekan terakhir, jumlah penumpang terus bertambah.
Rahmat mengatakan, pihaknya sempat berencana mengerahkan aparaturnya untuk beralih dari kendaraan pribadi ke Transpatriot saat bekerja maupun pulang ke rumah demi mendongkrak animo penumpang Transpatriot.
Namun wacana itu urung direalisasikan mengingat Kota Bekasi baru memiliki sembilan Bus Trans Patriot ukuran 3/4.
"Kalau sekarang tidak akan bisa, nanti malah penuh dan masyarakat tidak bisa menggunakan fasilitas ini. Mungkin nanti ke depan bila bus sudah bertambah, akan kami terapkan," kata Rahmat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana menambahkan, kapasitas satu armada memiliki 41 penumpang.
Untuk penyandang disabilitas pihaknya juga menyediakan ruang kursi khusus untuk dua orang di setiap armada.
Untuk tahap awal, bus tersebut menyasar trayek Terminal Induk Kota Bekasi menuju Perumahan Hatapan Indah dan sebaliknya.
Pemerintah sengaja menyasar kedua tempat itu dengan pertimbangan tingginya aksesabilitas masyarakat di sana.
"Di sana juga ada tiga stasiun yang dilintasi yakni Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur di Jalan Ir H Djuanda, serta Stasiun Kranji di Jalan Jendral Sudirman," ujar Rahmat.