Pascagagal Piala Dunia, Prabowo Bentuk Akademi Atlet Nasional untuk Medali Olimpiade


  • Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:30
  • | News
 Pascagagal Piala Dunia, Prabowo Bentuk Akademi Atlet Nasional untuk Medali Olimpiade Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pernyataan terkait hasil agenda rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengambil langkah strategis untuk memperkuat prestasi olahraga nasional. Setelah evaluasi menyeluruh pasca-gagalnya Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Presiden memerintahkan pembentukan akademi atau pusat penggemblengan atlet nasional. Akademi ini akan menjadi wadah untuk mempersiapkan talenta terbaik Indonesia, khususnya bagi cabang olahraga yang berpotensi meraih medali di Olimpiade.

Instruksi tersebut disampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam rapat terbatas yang berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), tak lama setelah Presiden kembali dari lawatan ke Mesir.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa akademi ini dirancang untuk menjadi pusat latihan khusus beberapa cabang olahraga unggulan. "Bapak Presiden ingin kita mempunyai suatu akademi atau tempat penggemblengan khusus untuk cabang-cabang olahraga yang kita harapkan bisa masuk ke Olimpiade dan berpotensi meraih medali," ujar Prasetyo seusai rapat.

Menurut Prasetyo, pembentukan akademi ini diharapkan menjadi momentum perbaikan sistem olahraga nasional agar atlet Indonesia lebih kompetitif di kancah internasional. Presiden menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sektor olahraga, tidak hanya sepak bola, untuk memperkuat basis atlet berprestasi.

Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menpora Erick Thohir dikutip Antara.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia lebih siap menghadapi kompetisi internasional, termasuk Olimpiade, dengan menyiapkan atlet berbakat melalui pembinaan yang terstruktur dan profesional.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru