MRT Jakarta Sediakan Drop Box Donasi Pakaian Layak Pakai, Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan


  • Minggu, 04 Januari 2026 | 22:00
  • | News
 MRT Jakarta Sediakan Drop Box Donasi Pakaian Layak Pakai, Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan Drop Box pakaian bekas di stasiun MRT Bundaran HI. (Antaranews/Antara/Lintang Budiyanti Prameswari)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta kini menyediakan kotak penampungan atau drop box untuk donasi pakaian layak pakai. Fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen MRT Jakarta dalam mendorong inklusivitas bagi penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Drop box tersebut merupakan bagian dari Program Menjahit Lemari yang diinisiasi MRT Jakarta melalui kolaborasi dengan Yayasan Teman Hebat Berkarya. Program ini bertujuan mendukung pendidikan dan pemberdayaan disabilitas dengan memanfaatkan pakaian bekas yang masih layak digunakan.

Salah satu penumpang MRT asal Tangerang Selatan, Reza, mengaku terbantu dengan kehadiran fasilitas donasi pakaian tersebut. Ia mengatakan kerap kesulitan menemukan tempat untuk menyumbangkan pakaian bekas, terutama karena menerapkan prinsip one come, one out dalam mengelola isi lemari.

Menurut Reza, kehadiran drop box di stasiun MRT memudahkan masyarakat urban yang ingin melakukan decluttering sekaligus berkontribusi secara sosial. Ia juga menilai program Menjahit Lemari menjadi langkah konkret dalam mengurangi sampah tekstil yang berdampak pada emisi karbon.

Selain aspek lingkungan, Reza menilai program ini memiliki nilai pemberdayaan yang kuat karena melibatkan komunitas disabilitas. Ia berharap pakaian yang didonasikan dapat diolah menjadi karya kreatif yang bernilai guna dan ekonomi.

Untuk sementara, drop box donasi pakaian tersedia di beberapa stasiun MRT Jakarta, yakni Stasiun Bundaran HI, Bendungan Hilir, dan Lebak Bulus. Di Stasiun Bundaran HI, drop box dapat diakses melalui pintu A atau C dan berada di sebelah kiri pintu utama, tepat di samping alat pemadam api ringan. Karena lokasi drop box dapat berpindah, masyarakat disarankan bertanya langsung kepada petugas stasiun.

Pakaian yang terkumpul nantinya akan disortir dan dikelola dalam beberapa skema. Sebagian akan diolah melalui upcycle menjadi produk kreatif oleh komunitas disabilitas, sebagian dijual kembali melalui thrift sale dengan hasil yang dialokasikan untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan disabilitas. Pakaian lainnya juga akan disalurkan kepada masyarakat atau lembaga yang membutuhkan.

Melalui program ini, dilansir Antara, MRT Jakarta berharap dapat mendorong partisipasi publik dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih inklusif sekaligus berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru