Lebaran 2026 Diprediksi Ramai, Kemenhub Antisipasi 143,8 Juta Pemudik


  • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:30
  • | News
 Lebaran 2026 Diprediksi Ramai, Kemenhub Antisipasi 143,8 Juta Pemudik Ilustrasi - Volume kendaraan yang melalui Cikopo menuju Cirebon pada arus mudik Lebaran 2025 terus mengalami peningkatan. (Liputan6.com/ Panji Prayitno)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Gelombang mudik Lebaran 2026 diperkirakan tetap masif. Kementerian Perhubungan memproyeksikan sekitar 143,8 juta orang akan melakukan perjalanan mudik. Angka ini berasal dari survei terbaru yang menjadi rujukan pemerintah dalam menyiapkan skema angkutan serta pengendalian arus pergerakan masyarakat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, proyeksi tahun ini memang sedikit lebih rendah dibandingkan survei tahun lalu. Namun, penurunan itu tidak serta-merta mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Survei tahun lalu memperkirakan 146 juta pemudik, tetapi realisasinya mencapai 154 juta. Artinya, meski proyeksi turun sekitar 1,7 persen, kewaspadaan tetap kami tingkatkan karena pengalaman menunjukkan lonjakan bisa terjadi,” ujar Dudy saat memimpin Rapat Tingkat Menteri kesiapan angkutan Lebaran di Kantor Kemenko PMK, Kamis (12/2).

Armada Disiapkan, Ramp Check Terus Berjalan

Untuk mengantisipasi puncak arus mudik, Kemenhub telah menyiapkan armada lintas moda: 31.345 unit bus, 829 kapal laut, 2.683 rangkaian kereta api, 392 pesawat, serta 255 kapal penyeberangan.

Sebagian besar sarana tersebut telah melalui uji kelayakan (ramp check). Rinciannya meliputi 19.376 unit angkutan darat, 485 kapal laut, 19 kapal penyeberangan, 392 pesawat, dan 2.177 sarana perkeretaapian. Pemeriksaan akan terus dilakukan hingga mendekati hari H untuk memastikan seluruh moda benar-benar laik operasi.

Stimulus & Mudik Gratis

Selain kesiapan teknis, pemerintah juga menyiapkan kebijakan pendukung agar perjalanan lebih terjangkau dan tertib. Di antaranya diskon tiket transportasi, program mudik gratis, serta Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan operasional angkutan barang selama periode Lebaran.

Program mudik gratis tak hanya digelar Kemenhub, tetapi juga melibatkan berbagai BUMN dengan pilihan moda kapal, kereta api, hingga bus ke kota-kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Kunci Kelancaran: Sinergi Lintas Sektor

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menekankan pentingnya kolaborasi antarkementerian dan lembaga. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan mudik tahun lalu—terutama dari sisi lalu lintas dan koordinasi—perlu dijaga melalui evaluasi berkelanjutan.

“Kolaborasi dan evaluasi lintas sektor adalah kunci agar mudik berlangsung lancar, nyaman, aman, dan selamat,” tegas Pratikno.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru