Loading
Sejumlah personel gabungan melakukan evakuasi korban di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. (Basarnas)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Tim penyelamat dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan kembali menemukan dua korban meninggal dunia dalam insiden longsoran gunungan sampah di TPST Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan korban pertama ditemukan pada Senin siang sekitar pukul 12.05 WIB. Korban tersebut diketahui bernama Jussova Situmorang.
“Pukul 12.05 WIB satu korban atas nama Jussova Situmorang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Desiana dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 17.50 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan korban lain bernama Hardianto. Jenazah ditemukan di pinggir kali yang tertimbun tumpukan sampah akibat longsoran.
“Keduanya langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi,” kata Desiana.
Proses Pencarian Masih Berlanjut
Hingga kini, tim SAR masih melakukan pendataan jumlah korban berdasarkan keterangan saksi di lokasi serta laporan dari keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.
Baca juga:
Longsor Sampah di TPST Bantargebang Tewaskan Tiga Orang, Basarnas Lakukan Pendataan KorbanDalam operasi pencarian ini, Basarnas mengerahkan 336 personel gabungan yang terdiri dari berbagai unsur penyelamat. Tim juga menggunakan sejumlah peralatan berat untuk menyingkirkan timbunan sampah yang longsor.
Selain itu, pencarian korban turut dibantu oleh anjing pelacak K9 untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah tumpukan sampah.
“Pencarian juga dilakukan menggunakan drone thermal untuk penyisiran dari udara dengan mendeteksi panas tubuh,” jelas Desiana.
Data Sementara Korban
Berdasarkan data sementara, total korban dalam peristiwa longsoran sampah di TPST Bantargebang mencapai 13 orang.
Korban selamat:
Budiman
Johan
Safifudin
Slamet
Ato
Dofir
Korban meninggal dunia:
Enda Widayanti (25) – pemilik warung
Sumine (60) – pemilik warung
Dedi Sutrisno – sopir truk
Irwan Supriatin – sopir truk
Jussova Situmorang (38)
Hardianto
Korban masih dalam pencarian:
Riki