Kamis, 20 Agustus 2026

Pemprov DKI Siapkan Evaluasi Tarif Rute Baru Transjabodetabek ke Bandara


  • Kamis, 12 Maret 2026 | 13:00
  • | News
 Pemprov DKI Siapkan Evaluasi Tarif Rute Baru Transjabodetabek ke Bandara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Halte Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengevaluasi tarif rute baru Transjabodetabek SH2 yang melayani perjalanan dari Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah tiga bulan masa operasional.

Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa selama masa awal operasional tersebut tarif tetap mengikuti skema Transjakarta, yakni Rp2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB dan Rp3.500 setelah pukul 07.00 WIB.

“Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan selama tiga bulan, terutama dalam rangka menyambut Idul Fitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp3.500 selama tiga bulan ini. Setelah itu kami akan melakukan evaluasi,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Menurut Pramono, keputusan mempertahankan tarif murah itu diambil untuk memberi kesempatan masyarakat mencoba layanan baru tersebut. Namun di sisi lain, pemerintah daerah juga menanggung subsidi yang cukup besar untuk pengoperasian rute tersebut.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta membuka kemungkinan penyesuaian tarif menjadi sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per perjalanan. Meski demikian, keputusan final baru akan ditentukan setelah evaluasi dilakukan.

“Pertimbangannya karena rutenya cukup panjang, armadanya baru dan khusus disiapkan untuk layanan ini. Selain itu, di Terminal 1, 2, dan 3 bandara juga ada biaya parkir yang harus ditanggung,” jelasnya.

Meski ada wacana kenaikan tarif, Pramono optimistis rute ini tetap akan diminati masyarakat karena menawarkan biaya perjalanan yang jauh lebih murah dibandingkan moda transportasi lain menuju bandara.

Ia menilai layanan bus tersebut bisa menjadi alternatif transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang hendak bepergian melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Kalau dibandingkan dengan Damri yang sekitar Rp80.000, taksi yang bisa lebih dari Rp200.000, atau Gocar yang rata-rata di atas Rp125.000, saya yakin ini akan menjadi alternatif favorit masyarakat menggunakan Transjabodetabek,” kata Pramono.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru