Loading
Kebakaran tempat usaha konveksi di Jalan Tanah Sereal 13 RT 11/RW 09 Tanah Sereal, Tambora. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kebakaran hebat melanda tempat usaha konveksi di Jalan Tanah Sereal 13 RT 11/RW 09, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Jumat dini hari. Insiden ini mengakibatkan lima petugas pemadam kebakaran mengalami luka saat menjalankan tugas.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat) Suheri menjelaskan, para petugas terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan terjatuh dari tangga saat proses pemadaman berlangsung.
“Lima petugas terluka. Empat orang terdampak reruntuhan dan satu orang terjatuh dari tangga,” ujar Suheri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Warga sekitar yang sedang bermain karambol melihat sejumlah karyawan konveksi berlarian keluar sambil meminta pertolongan.
Api diketahui pertama kali muncul dari mesin konveksi di lantai satu. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan, namun kobaran api cepat membesar dan merambat ke lantai tiga melalui jalur distribusi kain antar lantai.
Material kain yang mudah terbakar membuat api semakin sulit dikendalikan hingga akhirnya merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
31 Unit Damkar Diterjunkan
Petugas pemadam tiba di lokasi pukul 08.39 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman. Sebanyak 31 unit mobil pemadam dengan kekuatan 155 personel dikerahkan untuk menjinakkan api yang melanda area seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.
Proses pemadaman berlangsung dramatis karena struktur bangunan yang terdampak cukup parah, sehingga berisiko runtuh.
58 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Dampak kebakaran ini tidak hanya melukai petugas, tetapi juga memaksa 58 kepala keluarga (KK) atau 231 jiwa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area usaha dengan material mudah terbakar seperti tekstil dan konveksi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan standar keselamatan kerja di lingkungan industri rumahan maupun skala besar.