Kebakaran Tambora Hanguskan Rumah Warga, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal


  • Minggu, 11 Januari 2026 | 13:00
  • | News
 Kebakaran Tambora Hanguskan Rumah Warga, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Kebakaran yang melanda 14 rumah dan bangunan usaha konveksi di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (11/1/2026) pagi. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Puluhan warga di kawasan Tambora, Jakarta Barat, harus kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Duri Bangkit, Jembatan Besi, Minggu (12/1) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan 14 rumah warga dan satu bangunan usaha konveksi.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheridi, mengatakan kebakaran berdampak pada belasan kepala keluarga.

“Jumlah rumah yang terbakar ada 14 unit dan satu usaha konveksi. Total terdampak sebanyak 14 kepala keluarga dengan 62 jiwa,” ujar Suheridi di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.19 WIB. Tak lama berselang, operasi pemadaman langsung dilakukan.

“Operasi pemadaman dimulai pukul 04.26 WIB dan baru selesai sekitar pukul 09.04 WIB,” jelasnya.

Untuk menjinakkan api yang cepat membesar, 21 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 105 personel dikerahkan ke lokasi. Api diketahui sudah merambat ke sejumlah bangunan saat petugas tiba di tempat kejadian.

Sementara itu, Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan nilai kerugian akibat kebakaran tersebut cukup besar.

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar,” kata Isnawa, seperti dikutip dari Antara.

Sebelum petugas datang, warga sekitar sempat berusaha memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya setelah mendengar teriakan kebakaran. Namun, karena api terus membesar, warga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.

Hingga kini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Warga terdampak masih menunggu penanganan lanjutan dan bantuan dari instansi terkait.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru