126 Remaja Diduga Hendak Tawuran Diamankan di Jatinegara, Petugas Sita Miras dan Petasan


  • Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:45
  • | News
 126 Remaja Diduga Hendak Tawuran Diamankan di Jatinegara, Petugas Sita Miras dan Petasan Petugas gabungan mengamankan ratusan remaja yang diduga hendak tawuran. (Pemkot Jaktim)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Petugas gabungan mengamankan sebanyak 126 remaja yang diduga hendak melakukan tawuran dalam patroli pengawasan ketertiban masyarakat di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur.

Operasi yang digelar pada Jumat (13/3) malam itu merupakan bagian dari patroli Pengawasan dan Pengendalian Ketertiban Masyarakat (Pamwasdaltib) serta operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin Amali, mengatakan para remaja tersebut diamankan saat petugas melakukan patroli rutin untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

“Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 126 remaja yang diduga akan terlibat tawuran,” ujar Teguh saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Puluhan Motor dan Barang Bukti Disita

Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB itu, petugas juga mengamankan 49 sepeda motor yang digunakan para remaja.

Selain itu, sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran turut disita, antara lain 12 botol minuman keras, enam spanduk atau bendera kelompok, serta enam set petasan.

Seluruh remaja yang terjaring bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk didata dan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Tiga PPKS Ikut Terjaring Operasi

Selain mengantisipasi tawuran, patroli gabungan tersebut juga menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Dalam operasi itu, petugas menjaring tiga orang yang terdiri dari dua pengamen dan seorang perempuan penjual kopi.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan 27 petasan berukuran besar yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat jika digunakan sembarangan.

Teguh menjelaskan patroli gabungan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, Satpol PP tingkat kecamatan dan kelurahan, hingga instansi terkait lainnya.

Operasi juga melibatkan Suku Dinas Sosial Jakarta Timur melalui petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

“Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat, khususnya tawuran remaja dan berbagai penyakit masyarakat di wilayah Jatinegara,” jelasnya.

Situasi Tetap Kondusif

Selama pelaksanaan operasi, petugas didukung sejumlah kendaraan operasional, mulai dari mobil patroli hingga sepeda motor tim perintis.

Teguh memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jatinegara selama kegiatan berlangsung tetap aman dan terkendali.

“Secara keseluruhan situasi kamtibmas selama kegiatan berlangsung kondusif. Tidak ada kejadian menonjol dan patroli berjalan lancar,” katanya.

Ke depan, patroli gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada malam hari yang dianggap rawan terjadi gangguan keamanan.

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi tawuran remaja sekaligus menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru