Jannik Sinner Menang Telak di Laga Pembuka Indian Wells 2026. (Antaranews/BNP Paribas)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Juara bertahan Wimbledon, Jannik Sinner, menegaskan dirinya siap kembali berburu gelar di Grand Slam lapangan rumput paling bergengsi di dunia. Meski datang tanpa mengikuti satu pun turnamen pemanasan di lapangan rumput musim ini, petenis nomor satu dunia itu mengaku tetap percaya diri menghadapi Wimbledon 2026.
Petenis asal Italia berusia 24 tahun tersebut akan memulai perjuangannya di The All England Club dengan menghadapi Miomir Kecmanovic pada pertandingan pembuka di Centre Court, Senin (29/6/2026).
Berbeda dengan kebanyakan petenis elite yang memilih mengikuti turnamen pemanasan sebelum Wimbledon, Sinner justru datang langsung ke London. Namun menurutnya, keputusan itu bukan sebuah kerugian.
"Saya merasa baik. Lapangan rumput adalah permukaan yang sangat berbeda. Ketika datang ke sini, tujuan saya adalah bermain sebaik mungkin," ujar Sinner dalam konferensi pers jelang turnamen, Sabtu (27/6/2026).
Sinner menilai tidak mengikuti turnamen pemanasan justru membuatnya tampil tanpa beban. Ia mengatakan hasil buruk di turnamen sebelumnya terkadang bisa memengaruhi rasa percaya diri seorang pemain.
"Tahun lalu saya kalah di babak kedua Halle, tetapi kemudian saya datang ke Wimbledon dan bermain sangat baik. Setiap musim selalu berbeda. Yang terpenting adalah menjaga kepercayaan diri terhadap permainan sendiri," katanya.
Menurut Sinner, laga pembuka selalu menjadi tantangan terbesar, terutama dari sisi mental.
Baca juga:
Novak Djokovic Belum Puas, Gagal ke Final Wimbledon 2026 dan Langsung Bidik Gelar US Open"Babak pertama selalu sulit. Kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar siap menghadapi tekanan pertandingan."
Belajar dari Roland Garros
Persiapan Sinner kali ini juga menjadi momen evaluasi setelah penampilannya di Roland Garros berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Saat itu ia tersingkir di babak kedua setelah kalah dari Juan Manuel Cerundolo, salah satunya karena mengalami kendala fisik dalam pertandingan yang berlangsung berat.
Kegagalan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama tim pelatih. Sinner mengungkapkan mereka melakukan sejumlah penyesuaian, meski bukan perubahan besar.
"Anda tidak bisa sepenuhnya mensimulasikan apa yang dirasakan saat pertandingan, terutama tekanan sebelum dan sesudah bermain," ujarnya.
"Kami melakukan beberapa perubahan kecil. Saya selalu percaya bahwa detail-detail kecil dapat membawa perubahan besar dalam jangka panjang."
Bidik Gelar Grand Slam Kelima
Wimbledon 2026 menjadi kesempatan bagi Sinner untuk meraih gelar Grand Slam kelima sepanjang kariernya. Ia juga berada di bagian undian yang sama dengan Novak Djokovic sehingga berpeluang menghadapi rival berat tersebut di babak selanjutnya.
Dengan rekor 20 kemenangan dan empat kekalahan sepanjang kariernya di Wimbledon, Sinner optimistis kerja keras yang dilakukan dalam dua setengah pekan terakhir akan membuahkan hasil.
"Saat ini kami puas dengan proses yang dijalani. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat di sini karena ini adalah perjalanan panjang. Tidak ada keajaiban, hanya kerja keras."
"Kami telah menjalani latihan yang sangat intens selama dua setengah minggu terakhir. Hari-harinya sangat panjang, tetapi saya merasa siap untuk bertanding," tutup Sinner.