Loading
Ilustrasi - Penumpang bersiap menaiki kereta api di salah satu stasiun di Jakarta. (PT KAI Daop 1 Jakarta)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan operasional perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di Stasiun Pasar Senen kembali normal setelah sempat mengalami gangguan pada Jumat.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan proses penanganan telah selesai dilakukan sehingga perjalanan kereta api kini kembali berjalan secara bertahap seperti biasa.
“Saat ini operasional perjalanan kereta api di Stasiun Pasar Senen telah kembali normal dan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan,” kata Franoto Wibowo di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia, petugas berhasil melakukan normalisasi jalur sehingga layanan kereta api dapat kembali dioperasikan tanpa hambatan berarti.
“KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi,” ujarnya.
Meski operasional telah kembali normal, sejumlah perjalanan kereta sempat mengalami keterlambatan keberangkatan maupun kedatangan.
Beberapa kereta yang terdampak di antaranya KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari yang terlambat 25 menit dan KA Airlangga tujuan Surabaya Pasarturi yang mengalami keterlambatan hingga 143 menit.
Selain itu, KA Tegal Bahari relasi Pasar Senen–Tegal terlambat 95 menit, sementara KA Serayu Pagi tujuan Kiaracondong–Purwokerto menjadi salah satu perjalanan dengan keterlambatan paling lama, mencapai 220 menit.
Keterlambatan juga dialami sejumlah kereta lain seperti KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Blambangan Ekspres, hingga KA Jaka Tingkir.
Sementara itu, beberapa perjalanan masih menunggu proses keberangkatan secara bertahap, di antaranya KA Matarmaja tujuan Malang, KA Sawunggalih relasi Pasar Senen–Kutoarjo, dan KA Menoreh menuju Semarang Tawang.
Tidak hanya perjalanan keberangkatan, sejumlah kereta kedatangan juga terdampak. KA Kertajaya dari Surabaya Pasarturi menuju Pasar Senen tercatat terlambat 48 menit, sedangkan KA Dharmawangsa mengalami keterlambatan hampir satu jam.
Keterlambatan terlama untuk perjalanan kedatangan terjadi pada KA Parcel Tengah relasi Malang–Kampung Bandan yang tiba terlambat hingga 207 menit.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan gangguan operasional.
Selain melakukan normalisasi jalur, petugas di lapangan juga terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan secara berkala serta menyiapkan layanan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku.