Loading
Arsip Foto - Personel polisi menaiki motor untuk pengamanan unjuk rasa mahasiswa di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Sebanyak 1.074 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk mengawal dan mengamankan dua aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Sebanyak 1.074 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat, (3/7/2026).
Personel disiagakan untuk memastikan jalannya aksi tetap berlangsung aman dan tertib di dua titik berbeda, yakni kawasan Monas, Gambir, serta depan Gedung DPR/MPR RI di Senayan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan aksi pertama akan digelar oleh Forum Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) bersama sejumlah elemen mahasiswa di kawasan Monas.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Forum Mahasiswa UNPAM dan beberapa elemen di wilayah Gambir, rencana giat pukul 13.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Sementara itu, aksi unjuk rasa kedua dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI. Demonstrasi tersebut akan diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan Koordinator Komisariat Universitas Nasional.
"Aksi dari pengurus Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Selatan Koordinator Komisariat Universitas Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI," ujar Erlyn.
Untuk mengantisipasi dampak terhadap arus kendaraan, kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional. Penerapannya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama jumlah massa yang mengikuti aksi.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar menghindari ruas jalan di sekitar lokasi unjuk rasa. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kepadatan lalu lintas dan membantu pengguna jalan memilih rute alternatif selama aksi berlangsung.