Sabtu, 03 Oktober 2026

Andreas Pareira Gelar RDP Bersama Masyarakat Manggarai Barat


  • Rabu, 06 Februari 2019 | 11:20
  • | News
 Andreas Pareira Gelar RDP Bersama Masyarakat  Manggarai Barat Anggota DPR RI asal Dapil Nusa Tenggara Timur 1 Andreas Hugo Pareira (Istimewa)

LABUAN BAJO, FLORES, ARAHKITA.COM - Anggota DPR RI asal Dapil Nusa Tenggara Timur 1 Andreas Hugo Pareira (AHP) melaksanakan kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Jumat (1/2/2019) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan SMAN 2 Labuan Bajo, Komodo, Manggarai Barat dalam bentuk tatap muka, dialog dan sosialiasi.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh kepala sekolah, guru-guru, orang tua murid, tokoh pemuda dan juga tokoh masyarakat.

Tujuan dari pertemuan itu dalam rangka untuk mendengar aspirasi dan pandangan masyarakat dalam berbagai isu, baik yang langsung bersinggungan dengan kehidupan mereka sehari-hari, maupun isu-isu nasional yang sedang hangat sekarang khususnya yang berkaitan dengan pilar-pilar berbangsa dan bernegara.

Andreas Pareira membuka sambutannya dengan mengadakan kuis seputar aspek-aspek Pancasila dengan hadiah sebuah tas backpack yang disambut meriah oleh para peserta.

Selain itu dia juga mengatakan bahwa ancaman terhadap empat pilar berbangsa dan bernegara dewasa ini semakin nyata dan berdampak langsung pada kehidupan berbangsa dan bernegara

Ia melanjutkan dalam sambutannya bahwa ancaman terhadap empat pilar berbangsa dan bernegara dewasa ini semakin nyata dan berdampak langsung pada kehidupan berbangsa dan bernegara yang

"Tujuannya adalah menebar rasa takut di tengah-tengah masyarakat dan ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi Bangsa kita," katanya.

Dalam kegiatan  RDP, Andreas Pareira juga menyinggung beberapa isu yang juga menjadi perhatian masyarakat.

Beberapa isu-isu tersebut antara lain mengenai kebutuhan sinyal komunikasi dan akses internet, status tenaga pengajar yang masih honorer, pembangunan sekolah, sampai pada ancama yang sedang dihadapi Bangsa kita.

"khususnya hoaks semakin merajalela yang dimanfaatkan untuk keuntungan elektoral dalam Pemilu semata, seperti isu kontainer surat suara yang sudah tercoblos dan isu plastik Ratna Sarumpaet," ujarnya.

Andreas berharap dengan diselenggarakannya pertemuan ini, dapat bermanfaat bagi seluruh peserta secara umum sehingga dapat sama-sama menjaga keutuhan NKRI, terutama dari ancaman-ancaman yang merongrong keutuhan berbangsa dan bernegara.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru