Loading
Joshua Ibarra Terpilih Sebagai MVP Final IBL 2025, Dewa United Juara. (Antaranews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pemain tengah Dewa United Banten, Joshua Ibarra, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) Final IBL 2025 setelah timnya mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor tipis 74-73 di GOR Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta, Minggu malam.
Dalam pernyataannya usai laga, Ibarra menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja keras tim. Ia menyatakan bahwa gelar MVP tidak hanya miliknya, tetapi pantas diberikan kepada seluruh rekan satu tim yang berjuang di seri final menghadapi juara bertahan Pelita Jaya.
"Yang saya terima ini hanyalah trofi. Gelar ini pantas disematkan kepada semua pemain Dewa United. Karena mereka sudah berjuang selama seri final melawan juara bertahan," kata Ibarra dalam pernyataan usai pertandingan.
Penetapan Ibarra sebagai MVP sempat memunculkan perdebatan di kalangan penggemar karena Jordan Adams, rekan setimnya yang juga pemain asing, mencetak 40 poin dalam laga penentuan. Namun, Ibarra dinilai lebih konsisten dan efisien sepanjang tiga laga final, khususnya dalam peran pertahanan.
Peran Ibarra krusial karena harus menjaga dua pemain asing pencetak skor untuk Pelita Jaya, KJ McDaniels dan Jeffree Withey yang silih berganti mencoba menembus paint area.
Baca juga:
Agusti Julbe Bosch Resmi Jadi Pelatih Baru Dewa United Banten, Siap Bawa Semangat Juara ke IBL 2026
Dalam tiga pertandingan laga final, Ibarra mencatatkan rata-rata 17,6 poin dan 14,3 rebound per laga.
Kehadiran Ibarra sejatinya merupakan bagian dari langkah penyelamatan Dewa United pada akhir musim reguler. Saat itu, tim dalam kondisi goyah usai kepergian Pape Malick Dime dan performa Bryan Carabali Porozo yang dinilai tak sesuai ekspektasi.
Ibarra pun datang sebagai pemain rekomendasi dari Malick Dime dan langsung menjawab kepercayaan dengan performa solid.
Di sepanjang fase playoff, Ibarra mencatatkan rata-rata 18,4 poin, 16 rebound, dan 3,4 assist dalam sembilan pertandingan. Sementara di musim reguler, dari tujuh pertandingan, ia membukukan rata-rata 15 poin, 12,6 rebound, dan 3,7 assist per laga.