Penjualan PHEV Tumbuh Pesat, Wuling Siap Hadirkan Lebih Banyak Model Elektrifikasi


 Penjualan PHEV Tumbuh Pesat, Wuling Siap Hadirkan Lebih Banyak Model Elektrifikasi Deretan mobil Wuling Eksion, pada saat akan diuji dari Jakarta-Yogyakarta. (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Wuling Motors melihat peluang pertumbuhan yang menjanjikan di segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Meski penjualan mobil listrik murni atau Electric Vehicle (EV) terus berkembang, masih banyak konsumen yang belum sepenuhnya siap meninggalkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, mengatakan bahwa kondisi tersebut justru membuka ruang bagi kendaraan PHEV untuk berkembang lebih cepat di pasar nasional. Menurutnya, teknologi hybrid plug-in dapat menjadi solusi transisi bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman berkendara listrik tanpa harus khawatir dengan keterbatasan infrastruktur pengisian daya.

“Masih ada konsumen yang belum berani langsung hijrah ke EV. PHEV bisa menjadi jembatan karena tetap bisa diisi daya seperti EV pada umumnya, tetapi masih memiliki mesin konvensional sebagai pendukung,” kata Danang Wiratmoko di sela kegiatan Media Drive, Jumat (5/6/2026). 

Pernyataan tersebut sejalan dengan perkembangan industri otomotif Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Setelah pasar kendaraan listrik menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat, kini segmen PHEV mulai menarik perhatian dengan hadirnya berbagai model baru dari sejumlah pabrikan.

Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan tren positif pada pasar PHEV sepanjang 2026. Penjualan kendaraan jenis ini mencapai 502 unit pada Januari, kemudian naik menjadi 663 unit pada Februari.

Meski sempat turun menjadi 345 unit pada Maret akibat faktor musiman dan periode libur panjang, pasar kembali menunjukkan pemulihan pada April dengan capaian penjualan sebanyak 569 unit. Secara kumulatif, penjualan PHEV selama periode Januari hingga April 2026 telah menyentuh sekitar 2.089 unit.

Melihat perkembangan tersebut, Wuling menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Perusahaan juga mengaku telah memiliki kesiapan produksi untuk mendukung berbagai teknologi kendaraan elektrifikasi.

“Kami akan terus menghadirkan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Kemampuan pabrik kami sudah siap untuk menghadirkan berbagai teknologi elektrifikasi,” ujar Danang.

Saat ini, Wuling telah menawarkan dua model terbaru yang tersedia dalam varian PHEV, yakni Darion dan Eksion. Kehadiran kedua model tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan efisiensi kendaraan listrik sekaligus fleksibilitas mesin konvensional.

Untuk pasar Indonesia, model tersebut dipasarkan dengan harga mulai Rp389 juta untuk varian EV CE dan Rp459 juta untuk EV EX. Sementara itu, varian PHEV dib

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Otomotif Terbaru