Loading
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI DKI Jakarta menetapkan Prof Dr Hidayat Humaid sebagai calon tunggal Ketua Umum KONI DKI periode 2026–2030. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI DKI Jakarta resmi menetapkan Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.Pd sebagai calon Ketua Umum KONI DKI Jakarta untuk masa bakti 2026–2030. Keputusan ini diambil setelah rangkaian tahapan verifikasi berkas dinyatakan selesai.
Dengan penetapan tersebut, Hidayat Humaid (HH) dipastikan menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode mendatang.Ketua TPP KONI DKI Jakarta, Aminullah, menjelaskan bahwa pada masa pengambilan formulir dan pendaftaran bakal calon, terdapat dua utusan yang mengambil berkas persyaratan pencalonan.
Namun, dari dua pihak itu, hanya Prof. Dr. Hidayat Humaid yang benar-benar mengembalikan dokumen persyaratan secara lengkap. Berkas diserahkan pada 31 Desember 2026 pukul 13.00 WIB di Aula Lantai 4 Gedung KONI Provinsi DKI Jakarta, didampingi para pendukungnya.
Tahapan Verifikasi dan Perbaikan Berkas
TPP kemudian melakukan verifikasi administrasi pada 6–7 Januari 2026. Dari hasil pemeriksaan, HH diminta melakukan perbaikan pada sejumlah dokumen dukungan.“Setelah verifikasi, TPP menyampaikan pemberitahuan agar bakal calon melakukan perbaikan beberapa dokumen persyaratan,” ujar Aminullah.
Perbaikan berkas tersebut kemudian diserahkan kembali pada 9 Januari 2026. Setelahnya, TPP menyatakan HH memenuhi ketentuan sebagai calon Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2026–2030.
Pernyataan ini disampaikan saat pengumuman resmi di sekretariat KONI DKI Jakarta oleh Wakil Ketua TPP, RBJ Bangkit.
“TPP telah menetapkan Bakal Calon atas nama Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.Pd memenuhi persyaratan sebagai Calon Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2026–2030,” ungkap Bangkit.
Paparan Visi-Misi dan Jadwal Musorprov
Tahapan berikutnya, HH dijadwalkan menyampaikan visi dan misi di hadapan TPP pada 13 Januari 2026.Adapun Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII KONI DKI Jakarta 2026 akan digelar pada 5 Februari 2026.
“TPP akan menyampaikan hasil di hadapan anggota KONI atau cabor saat Musorprov,” tegas Bangkit yang juga menjabat Ketua Umum PTMSI DKI Jakarta.
Susunan TPP dan Penandatanganan Keputusan
Keputusan penetapan calon Ketua Umum KONI DKI tersebut ditandatangani oleh jajaran TPP, yakni:
Hasil Verifikasi Dukungan
Dalam proses verifikasi, HH menyerahkan 73 surat dukungan saat pendaftaran. Dari jumlah tersebut, terdapat 11 surat dukungan yang perlu diperbaiki.Namun, setelah masa perbaikan, HH hanya melakukan revisi pada 5 surat dukungan, sehingga tersisa 6 dukungan yang dinyatakan tidak sah.
“Alasannya karena beberapa hal, seperti SK kepengurusan cabor, tanda tangan bukan dari ketua umum, dan surat dukungan hanya fotokopi,” jelas Aminullah.
Meski demikian, jumlah dukungan HH tetap melewati ambang minimal. Persyaratan dukungan calon ketua umum KONI DKI sebelumnya telah disepakati dalam rapat kerja yang melibatkan sekitar 80 cabang olahraga, KONI Kota/Kabupaten, serta badan fungsional (Bafung).
Karena itu, TPP menyatakan hanya HH yang memenuhi syarat pencalonan. “Yang memenuhi syarat hanya HH. Calon yang lain tidak memenuhi syarat sebagai calon ketua umum,” kata Estepanus Tengko, Wakil Sekretaris TPP yang juga Ketua Umum PBFI DKI Jakarta.