Selasa, 06 Oktober 2026

Barcelona Tumbang dari Girona, Hansi Flick Akui Lini Belakang Tampil Buruk


 Barcelona Tumbang dari Girona, Hansi Flick Akui Lini Belakang Tampil Buruk Pelatih Barcelona, Hans-Dieter "Hansi" Flick. (FC Barcelona)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pelatih FC Barcelona, Hans-Dieter “Hansi” Flick, tak menutupi kekecewaannya setelah timnya kalah 1-2 dari Girona FC dalam lanjutan La Liga 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Estadi Montilivi, Selasa dini hari WIB, menjadi pukulan telak bagi Blaugrana.

Flick secara terbuka menilai pertahanan timnya tampil jauh dari harapan, terutama saat menghadapi situasi transisi serangan.

“Kami bertahan dengan sangat buruk, terutama saat transisi. Kami tidak berada dalam posisi yang baik dan kesulitan menahan serangan Girona,” ujar Flick seperti dikutip dari laman resmi klub, Selasa (17/2/2026).

Barcelona sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Pau Cubarsí pada menit ke-59. Namun, keunggulan itu hanya bertahan dua menit setelah Thomas Lemar menyamakan skor. Girona kemudian memastikan kemenangan melalui gol Frank Beltrán pada menit ke-86.

Secara statistik, Barcelona mendominasi penguasaan bola hingga 70,6 persen dan melepaskan 27 tembakan. Sayangnya, hanya empat percobaan yang tepat sasaran. Sebaliknya, Girona tampil sangat efektif dengan sembilan tembakan tepat sasaran yang berujung dua gol.

“Kami bermain jelek. Sekarang kami harus berjuang untuk memperbaiki keadaan. Dalam beberapa pekan ke depan kami akan kembali dengan mentalitas berbeda dan level yang lebih tinggi,” kata Flick.

Periode Sulit Barcelona

Kekalahan ini terasa makin menyakitkan karena datang setelah Barcelona dihajar Atlético Madrid 0-4 pada leg pertama semifinal Copa del Rey beberapa hari sebelumnya. Flick mengakui timnya tengah berada dalam fase sulit.

“Kami tidak dalam kondisi yang baik saat ini. Kami sedang berada dalam periode yang sulit,” ujarnya.

Dalam laga tersebut sempat terjadi kontroversi saat proses gol kedua Girona. Kaki Jules Koundé terlihat diinjak pemain lawan sebelum gol tercipta. Meski begitu, VAR tetap mengesahkan gol tersebut. Flick memilih tak memperdebatkan keputusan wasit.

“Tidak ada alasan. Kami harus bermain lebih baik,” tegas pelatih asal Jerman itu.

Gagal Kudeta Real Madrid

Hasil ini membuat Barcelona gagal merebut puncak klasemen dari Real Madrid. Tim yang diperkuat Lamine Yamal itu kini berada di posisi kedua dengan 58 poin dari 24 laga, tertinggal dua angka dari rival abadinya.

Sementara itu, Girona naik ke posisi ke-12 dengan 29 poin dan berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya menelan dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Barcelona kini dituntut segera bangkit jika tak ingin peluang meraih gelar La Liga musim ini semakin menjauh.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru