Selasa, 06 Oktober 2026

Prancis Hancurkan Belgia 4-1, Michael Olise Cetak Brace dalam Comeback Dramatis


 Prancis Hancurkan Belgia 4-1, Michael Olise Cetak Brace dalam Comeback Dramatis Selebrasi Michael Olise setelah mencetak gol untuk Prancis saat pertandingan UEFA Nations League 2026/27 lawan Belgia di Stade de France pada Selasa (6/10/2026). UEFA.com

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Michael Olise menjadi aktor utama kemenangan dramatis Prancis atas Belgia. Sempat tertinggal lebih dulu, Les Bleus bangkit dengan mencetak empat gol pada fase akhir pertandingan untuk menutup laga UEFA Nations League dengan kemenangan telak 4-1.

Pertandingan Grup A1 UEFA Nations League tersebut berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, Senin (5/10/2026) waktu setempat. Kemenangan ini membuat Prancis semakin kokoh di puncak klasemen Grup A1 dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan. Belgia berada di posisi ketiga dengan enam poin.

Yang membuat kemenangan ini terasa istimewa adalah cara Prancis membalikkan keadaan. Belgia sempat unggul selama sebagian besar pertandingan melalui gol Dodi Lukebakio. Namun, pergantian pemain yang dilakukan Zinedine Zidane mengubah jalannya laga secara drastis.

Michael Olise, Rayan Cherki, dan Désiré Doué menjadi bagian penting dari kebangkitan Prancis. Keempat gol tuan rumah lahir pada rentang akhir pertandingan, dengan Olise mencetak dua gol sekaligus.

Belgia Mengejutkan Prancis

Prancis langsung berusaha mengambil kendali permainan sejak awal. Ousmane Dembélé dan Bradley Barcola menjadi ancaman dari kedua sisi lapangan, sementara lini tengah Prancis mencoba mengalirkan bola lebih cepat ke area pertahanan Belgia.

Barcola memperoleh peluang pada menit ke-16. Ia berhasil mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan, tetapi kiper Belgia Maarten Vandevoordt masih mampu menggagalkan peluang tersebut.

Prancis memang lebih banyak menguasai permainan, tetapi Belgia tampil efektif ketika memperoleh kesempatan melakukan serangan balik.

Hasilnya terlihat pada menit ke-35.

Roméo Lavia mengirimkan umpan terobosan yang membuka ruang bagi Dodi Lukebakio. Penyerang Belgia itu kemudian bergerak menuju kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok atas gawang Prancis.

Guillaume Restes tidak mampu menjangkau bola tersebut.

Belgia pun unggul 1-0.

Skor itu bertahan hingga turun minum.

Pergantian Pemain Zidane Mengubah Pertandingan

Memasuki babak kedua, Prancis meningkatkan tekanan. Zidane kemudian menggunakan kedalaman skuadnya untuk mengubah permainan.

Michael Olise dan Rayan Cherki masuk ke lapangan, disusul Lucas Da Cunha. Kehadiran para pemain tersebut membuat serangan Prancis lebih dinamis dan memberikan variasi baru dalam membongkar pertahanan Belgia.

Perubahan itu akhirnya membuahkan hasil.

Prancis yang sebelumnya kesulitan menciptakan peluang bersih mulai menemukan celah di pertahanan Belgia. Tekanan demi tekanan membuat lini belakang Belgia semakin sulit mempertahankan keunggulan.

Pada menit ke-77, Désiré Doué menyamakan kedudukan.

Berawal dari kombinasi serangan di sisi kanan, Doué mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan yang melewati kerumunan pemain Belgia dan bersarang di gawang Vandevoordt.

Skor berubah menjadi 1-1.

Cherki Balikkan Keadaan

Gol penyama kedudukan membuat momentum pertandingan sepenuhnya berubah.

Prancis semakin agresif dan hanya membutuhkan beberapa menit untuk membalikkan keadaan.

Olise memainkan peran penting dalam gol kedua Prancis. Pemain sayap tersebut berhasil membuka ruang dan mengirimkan bola ke area berbahaya sebelum Rayan Cherki menyelesaikannya dengan tembakan first time.

Bola meluncur melewati penjagaan Vandevoordt.

Prancis berbalik unggul 2-1.

UEFA mencatat empat gol Prancis tercipta dalam rentang sekitar 14 menit pada babak kedua. Momentum tersebut menjadi pembeda utama dalam pertandingan yang sebelumnya berjalan ketat.

Michael Olise Mengamuk

Setelah membantu mengubah arah pertandingan, Olise kemudian mengambil alih panggung.

Pada menit-menit akhir, ia melakukan aksi individu dari sisi kanan. Olise melewati beberapa pemain Belgia sebelum membangun kombinasi dengan Désiré Doué.

Bola kembali kepadanya di area penalti.

Dengan tenang, Olise melepaskan tembakan ke arah tiang jauh yang tidak mampu dihentikan Vandevoordt.

Prancis semakin jauh meninggalkan Belgia dengan skor 3-1.

Belum selesai.

Olise kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa tambahan waktu. Menerima umpan Doué di dalam kotak penalti, ia menyelesaikan peluang tersebut untuk memastikan kemenangan Prancis menjadi 4-1.

Dua gol Olise sekaligus melengkapi malam luar biasanya di Stade de France. Reuters mencatat Olise masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi salah satu pemain yang mengubah pertandingan setelah Prancis tertinggal lebih dulu.

Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Prancis

Kemenangan atas Belgia menunjukkan bagaimana kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan Prancis.

Les Bleus tidak langsung menemukan solusi ketika Belgia bertahan dengan disiplin. Namun, masuknya pemain-pemain dari bangku cadangan memberikan energi baru sekaligus meningkatkan kualitas serangan.

AFP juga menyoroti kontribusi Olise yang masuk dari bangku cadangan dan langsung memberikan pengaruh besar terhadap kemenangan Prancis. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan kandang pertama Zidane sejak dipercaya menangani tim nasional Prancis.

Bagi Belgia, kekalahan ini terasa menyakitkan karena mereka sebenarnya mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki fase akhir pertandingan.

Namun, dalam waktu singkat semuanya berubah.

Dari posisi unggul 1-0, Belgia harus menyaksikan empat gol bersarang di gawang mereka.

Prancis Kokoh di Puncak Grup A1

Tambahan tiga poin membuat Prancis mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan dan tetap berada di puncak Grup A1 UEFA Nations League.

Italia berada di posisi kedua dengan tujuh poin setelah menang 3-1 atas Turki. Belgia menempati posisi ketiga dengan enam poin, sedangkan Turki berada di posisi terbawah.

Kemenangan atas Belgia juga memperpanjang catatan positif Prancis di fase grup.

Bagi Zidane, hasil tersebut menjadi momentum penting. Timnya tidak hanya mampu meraih tiga poin, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

Dan di balik comeback tersebut, nama Michael Olise menjadi sorotan utama.

Masuk dari bangku cadangan, mencetak dua gol, serta ikut terlibat dalam perubahan momentum pertandingan, Olise membuktikan bahwa satu pemain bisa mengubah wajah sebuah laga.

Prancis akhirnya menang 4-1.

Belgia sempat membuat Stade de France terdiam.

Namun, pada akhirnya, malam itu menjadi milik Michael Olise dan Les Bleus.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru