Galatasaray Hancurkan Juventus 5-2, si Nyonya Tua Terancam Tersingkir  


 Galatasaray Hancurkan Juventus 5-2, si Nyonya Tua Terancam Tersingkir    Pemain sayap Galatasary Noa Lang (77) mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions di Stadion Rams, Istanbul, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. (uefa.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM  – Galatasaray tampil luar biasa saat membungkam Juventus dengan skor telak 5-2 pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions UEFA. Laga yang digelar di Rams Park, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB, menjadi mimpi buruk bagi tim tamu.

Dua gol kemenangan tuan rumah diborong oleh Noa Lang, sementara tiga gol lainnya dicetak Gabriel Sara, Davinson Sánchez, dan Sacha Boey. Juventus hanya mampu membalas lewat dua gol Teun Koopmeiners.

Pelatih Galatasaray memuji determinasi timnya. “Kami bermain dengan intensitas tinggi sejak awal. Para pemain menunjukkan mentalitas yang luar biasa malam ini,” ujarnya seusai laga, seperti yang dikutip dari Antara.

Jalannya Pertandingan

Juventus sebenarnya memulai laga dengan agresif. Peluang pertama hadir lewat sepakan Kenan Yıldız yang masih mampu diblok lini pertahanan tuan rumah.

Namun, Galatasaray lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-15. Gabriel Sara memanfaatkan bola rebound untuk membawa timnya unggul 1-0.

Tak butuh waktu lama, Juventus menyamakan skor melalui sepakan Koopmeiners satu menit berselang. Bahkan, gelandang asal Belanda itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32 usai menerima umpan Weston McKennie. Juventus pun berbalik unggul 2-1.

Memasuki babak kedua, tekanan Galatasaray meningkat. Noa Lang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49 yang membakar semangat publik Istanbul.

Keunggulan tuan rumah kembali tercipta pada menit ke-60 lewat sundulan Davinson Sánchez yang memanfaatkan tendangan bebas Gabriel Sara.

Situasi semakin sulit bagi Juventus setelah Juan Cabal menerima kartu kuning kedua pada menit ke-67 akibat pelanggaran terhadap Barış Alper Yılmaz. Bermain dengan 10 orang membuat Juventus kesulitan mengimbangi intensitas tuan rumah.

“Kartu merah itu mengubah jalannya pertandingan. Kami kehilangan keseimbangan,” kata perwakilan Juventus dalam konferensi pers.

Galatasaray memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sempurna. Noa Lang mencetak gol keduanya pada menit ke-75 setelah menerima umpan matang dari Victor Osimhen.

Pesta gol ditutup oleh Sacha Boey pada menit ke-86, juga berawal dari aksi Osimhen yang merepotkan lini belakang Juventus.

Misi Berat di Turin

Kekalahan 2-5 membuat Juventus berada di ujung tanduk. Pada leg kedua yang akan digelar di Allianz Stadium, Turin, mereka wajib menang dengan selisih minimal empat gol untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.

Misi tersebut jelas tidak mudah, apalagi melihat performa impresif Galatasaray pada pertemuan pertama. Namun, peluang tetap terbuka jika Juventus mampu tampil lebih disiplin dan efektif di depan gawang.

Leg kedua dipastikan berlangsung panas dan penuh tekanan.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru